BERBAGI
Kades Pangkil, Yahya

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kepala Desa Pangkil, Kecamatan Teluk Bintan, Yahya mengatakan, dirinya besarta warga di wilayahnya merasa terusik. Keterusikan ini katanya, karena ada isu-isu yang mengatakan nelayan disekitar perairan Tembeling-Pangkil kecamatan Teluk Bintan mengalami penurun karena adanya aktifitas kapal besar disana.

“Itu nelayan mana yang bilang seperti itu sama kamu? Justru nelayan disini bersyukur dengan adanya kapal besar itu bersandar disini karena cahaya lampunya membuat ikang sotong (cumi-cumi) mendekat. Yang ada itu, tangkapan mereka lebih banyak,” ujar Yahya melalui sambungan telpon yang sempat mengira centralbatam.co.id merupakan media yang menaikan berita tersebut, Sabtu (9/6).

Setelah wartawan centralbatam.co.id menjelaskan tidak ada sangkut pautnya terhadap isu itu, ia beraharap klarifikasi agar tidak menimbul polemik lebih lanjut.

Ia menjelaskan, kapal besandar yang bersandar di sana sudah ada sejak tahun 2005. Sehingga sangat lucu jika baru sekarang dikeluhkan oleh nelayan.

“Jadi tolong jangan jual-jual nama warga saya atau nama nelayan di wilayah saya. Kalau memang kapal itu memanggu, harusnya sudah dari dulu-dulu kapal itu dipermasalahkan,” sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, keberadaan kapal itu disana sah dan bukan ilegal. “Dan lagi, selain justru menguntungkan warga kami, keberadaan kapal itu sah. Titik koordinatnya sudah mengantongin izin dari jendral perhubungan laut,” ungkapnya.

Dengan klarifikasi ini, dirinya berharap pihak yang sempat mendengar isu tersebut bisa mengetahui kebenaran. “Harapan saya, melalui klarifikasi ini dapat memberikan penjelasan pada mereka yang sempat termakan isu tersebut,” pungkasnya. (Ndn). 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY