BERBAGI
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki,

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Ratusan, bahkan ribuan masyarakat Kota Batam bakal menggelar aksi demonstrasi esok hari, Selasa (16/5/2017) pagi. Aksi tersebut ditujukan untuk menolak kebijakan Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun yang mengesahkan surat keputusan (SK) tentang kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di Batam.

Mulai dari aliansi masyarakat peduli listrik (Ampli), mahasiswa, serikat pekerja dan masyarakat dari berbagai kalangan disebut-sebut bakal meramaikan aksi tersebut.

Adapun muara atau tempat berkumpulnya massa, bakal dipusatkan di depan Kantor Walikota Batam, di Jalan Engku Putri, Kecamatan Batam Kota, Batam. Selain itu, Kantor Bright PLN dan Kantor Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang ada di Batam, atau lebih dikenal dengan gedung Graha Kepri juga bakal digeruduk massa.

Baca Juga:  Viral, Trio AKP Polisi Polres Bintan Ini Jadi Pahlawan Banjir

“Iya, besok kita aksi lagi. Mau tindak lanjuti reaksi para pemimpin kita yang seenaknya menaikkan tarif listrik di Batam,” kata Said, salah seorang penanggung jawab aksi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Barelang, AKBP Hengki, S.Ik mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk tetap konsisten dalam berunjukrasa.

“Dalam surat tembusan ke kita, disebut aksinya aksi damai. Jadi, ya konsisten saja dengan itu,” kata AKBP Hengki, saat dikonfirmasi, Senin (15/5/2015) siang.

Dikatakannya juga, setiap hal yang disampaikan, hendaknya lebih terukur dan bermoral. “To the point saja. Singkat, Jelas, Padat plus Damai,” sebutnya, menguraikan arti dari S, J, P plus D itu.

Mengamankan aksi itu, lanjutnya, jajaran polresta barelang bakal diterjunkan. Untuk jumlah, Hengki menyebut peserta pengamanan bakal diterjunkan sesuai dengan keramaian massa.

Baca Juga:  13 Fasilitas Pendidikan Terdampak Di Bintan

“Ya, kalau itu (pengamanan) menyesuaikan saja,” tutupnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY