CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Tiga warga Batam dan satu bocah menjadi korban tabrak lari, pada malam takbiran, Kamis (14/6/2018).
Enjalela Prikusny salah satu korban mengaku ditabrak dari belakang oleh sepeda motor dalam konvoi remaja dalam takbiran lebaran. Setelah jatuh, Enjalela dibiarkan begitu saja oleh sejumlah pengendara yang diketahui konvoi anak-anak remaja.
“Saya dibiarkan begitu saja setelah jatuh. Padahal saat itu barus saja lampu hijau menyala yang mengatur lalulintas di simpang Industri Sekupang. Baru saja sepeda motor saya jalan, langsung saja ditabrak dari belakang dan terjatuh. Sejumlah pengendara bukan menolong, malah meninggalkan saya begitu saja,” katanya yang ditemui di RSBP Batam.
Dia mengatakan, pengendara lain yang melihat kejadian itu langsung membawanya ke RSBP Batam. Enjalela pun mengalami luka memar dibagian dahi, tangan, kaki dan di sekujur tubuh.
Kejadian yang sama juga dialami Rama warga lainnya. Rama yang saat itu baru saja pulang dari tempat kerjanya di Ramayana Nagoya, sepeda motornya disenggol oleh mobil Suzuki Cary.
Rama yang berboncengan dengan Resti langsung jatuh dan mengahantam pembatas jalan di Jalan Gajah Mada atau tepatnya di depan perumahan Odesa samping Universitas Internasional Batam (UIB).
Rama pun langsung pingsan, sementara Resti terseret hingga keluar dari pembatas jalan. Resti mengalami patah tulang di bagian tangan sebelah kanan dan kaki bagian kanan.
Kemudian Rama mengalami luka robek di bagian wajah samping hidung, di kepala, kaki sebelah kanan, dan luka memar di sekujur tubuh.
“Saya tadi tidak tahu lagi kejadiannya bagaimana. Yang saya tahu disenggol oleh mobil Suzuki Cary yang melanju kencang. Karena tidak bisa menjaga keseimbangan, motor yang saya bawa langsung menghantam pembatas jalan di sebelah kiri. Saya baru sadar setelah ditolong warga,” ujarnya.
Korban ugal-ugalan konvoi motor malam takbiran, yang lainnya dialami Adiansyah. Bocah berusia 5 tahun ini langsung dilarikan ke RSBP Batam untuk mendapatkan pertolongan setelah menjadi korban tabrak lari.
Salah satu jarinya hampir putus dan sekujur tubuhnya mengalami luka memar. Ardiansyah yang saat itu bersama orangtuanya mau pulang ke rumahnya yang berada di daearah Tiban, Sekupang.
Dengan menggunakan sepeda motor, orangtuanya yang membawa motor itu melaju menuju rumahnya setelah mengikuti pawai takbir. Namun di perjalanan kendaraan yang ditumpani Adiansyah ditabrak konvoi sejumlah anak remaja.
Adiansyah bersama orangtuanya pun jatuh dan terseret bersama kendaraan yang ditumpangi. Sementara kendaraan yang menabrak langsung kabur meninggalkan Adiansyah dan orangtuanya begitu saja.
Warga pun langsung menolong dan membawa ke RSBP Batam untuk mendapatkan pertolongan.

