CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kantor PLN Batam Centre yang terletak di sebelah gedung Pemko Batam digeruduk belasan mahasiswa Gema Kepri Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Rabu 6 Desember 2017 siang.
Mereka menuntut agar PT. PLN Persero membatalkan tarif dasar listrik yang rencananya akan dinaikkan menjadi 15 persen. Tongku, juru bicara aksi mengatakan PLN merupakan perusahaan negara yang harus memihak rakyat.
“PT PLN Persero adalah perusahaan milik negara yang melayani kebutuhan masyarakat, maka tidak layak jika PLN bersikap seperti perusahaan swasta yang mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari masyarakat,” ujar Tongku selama orasi.
Selama aksi berlangsung, sejumlah aparat kepolisian bersiaga di depan pintu masuk gedung PLN untuk menjaga jalannya aksi mahasiswa. Hingga berita ini diturunkan aksi unjuk rasa berjalan dengan tertib dan aman.

