CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), Helianto mengaku kaget terhadap sikap Lurah Seienam, Indra Gunanawan yang meminta pemberitaan Helianto dihapus.
“Kog bisa (Indra Gunawan). Apakah Pak Lurah itu tidak tahu bahwa yang berwewenang menghapus berita itu adalah media itu sendiri. Dalam hal ini centralbatam,” ujar Helianto melalui telpon, Rabu (08/11).
“Lagian setahu saya, berita itu dihapus apabila isinya melanggar HAM atau mengancam NKRI. Atau bisa juga seperti masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak dan pengalaman traumatik korban. Dan itu bukan narasumber yang hapus,” tambahnya.
Pernyataan ini disampaikan Helianto terkait pemberitaan centralbatam.co.id Pemkab Bintan Hadirkan Artis Ibu Kota, Helianto: Mending Anggaranya Buat Orang Miskin
“Saya tidak bilang tidak boleh (menghadirkan artis). Tapi harusnya kan Pemkab Bintan lebih bijak memakai anggaran. Bukan kah lebih mulia jika anggaran itu diberikan kepada mereka (orang kurang mampu) yang membutuhkan,” ujar pada pemberitaa itu.
Pernyatan Helianto saat itu kembali dia ulang pada media ini untuk mengaskan bahwa tidak ada yang salah dengan pernyataan dia waktu jadi narasumber saat itu.
“Jadi yang salah yang mana? Karena pernyataan itu saya sampaikan sehubungan dengan unggahan Youtube adanya 2 warga Bintan yang masih tinggal di gubuk. Jadi rasa kasian saya sama mereka itu membuat saya sedikit kecewa sama Pemkab Bintan dalam hal ini yang justru malah menghadirkan artis dibanding rehab rumah warga itu,” kesalnya.
Lebih lanjut ia juga menilai penetapan Lurah Indra oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi kurang tepat. Sebab, dari pernyataan Indra meminta agar berita dihapus saja dinilai melenceng.
“Kan aneh, kog malah saya pula yang disuru hapus berita. Berarti kompetensi dia sebagai Lurah bisa saja dianggap kurang,” paparnya.
Sementra itu, salah satu Dosen Sitisipol, Suyito melalui akun facebook mengutarakan kekecewaanya terhadap Lurah Seinam denganmenulis “Biasa aja pak lurah, jangan emosional dan temperamen.. Kritikan dan evaluasi merupakan sebuah control sosial yg dilakukan oleh publik. Kemudian jadi pejabat haruslah kuat mental dan tidak berkuping tipis. Selamat sore,” tulisnya melalui akun facebook.
Sementara itu, Lurah Seienam, indra Gunawan saat dihubungi tidak bisa memberikan tanggapan (Ndn).

