BERBAGI
Tiga Pasangan Calon Gubernur Kepri saat menyampaikan visi dan misi dalam debat Pilkada Kepri yang berlangsung di Radison Hotel, Jumat (20/11/2020) malam

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Debat kandidat pasangan calon Gubernur Kepri yang digelar KPU banyak dikeluhkan masyarakat, Jumat (20/11/2020) malam.

Debat yang berlangsung di Radison Hotel dan disiarkan melalui live streaming TVRI itu terganggu dengan jaringan.

“Kita lihat videonya tidak bergerak, ditunggu lama sekali. Siarannya tidak bagus kalau nonton dari live streaming TVRI, sering putus-putus,” kata Sofyan salah satu warga yang ingin mendengar langsung visi dan msisi para Paslon yang ikut debat Pilkada Kepri itu.

Hal yang sama juga disampaikan, Zahari salah satu warga Pulau Kasu. Dia sangat kesal saat menonton debat pilkada melalui live streaming TVRI.

“Aduh sakit hati kalau lihatnya. Siaranya putus-putus saat kita nonton melalui live streaming TVRI. Saya putuskan saja dan beralih ke channel youtube KPU Kepri,” katanya.

Dia mengaku lega setelah nonton debat melalui channel youtube KPU Kepri yang juga disiarkan langsung itu.

“Untungnya ada KPU Kepri juga menyiarkan debat Pilkada Kepri itu live streaming youtube. Kita pun ramai-ramai nonton melalui handphone,” katanya.

Dalam debat itu ketiga Paslon hadir dengan ciri khas masing-masing. Seperti nomor urut 01 Soerya – Iman mengenakan kemeja putih merah, kemudian Isdianto mengenakan baju melayu warna oranye dan Suryani mengenakan baju warna kuning. Sementara pasangan Ansar-Marlin mengenakan baju melayu dengan warna putih.

Saat siaran debat berlangsung, channel KPU Kepri dibanjiri komentra para tim pendukung. Tak sediikit komentar kritikan hingga pujian yang dilontarkan netizen.(*)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY