CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Penumpukan sampah seakan tak ada habisnya. Permasalahan klasik yang terus diupayakan penanganannya ini, seakan tak mampu diredam oleh Pihak-pihak terkait dikubu Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Pagi ini, volume penumpukan sampah kembali terpantau.
Tak hanya disatu tempat, penumpukan sampah yang kian menggunung ini juga terlihat diberbagai tempat dengan Kecamatan berbeda-beda di Kota Batam.

Pantauan dilokasi, penumpukan sampah terlihat ‘membludak’ di Kelurahan Sei Lekop, Sagulung, Batam. Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) atau bin-bin sampah yang ditempatkan dilokasi itu terlihat tak mampu menampung volume sampah.
Meski telah ditempatkan bin-bin penampungan, sampah yang ada tetap berserak dan memanjang dipingiran badan jalan.
“Kalau kita lihat, sudah lebih 5 hari menumpuk sampah di bin itu. Biasanya setiap hari atau dua hari sekali pasti diangkut. Tapi sekarang ini, ga ada pembersihan,” kata Hengky, salah seorang warga Sei Lekop.

Selain di Kelurahan Sei Lekop, penumpukan sampah juga terlihat disepanjang jalan, sekitar 150 meter dari Simpang (Perempatan) Base Camp, Batu Aji, Batam.
Sampah yang ada ditempat itu, bahkan jauh lebih memprihatinkan. Bagaimana tidak, meski telah ditempatkan 2 sampai 3 bin sampah. Serakan sampah disepanjang jalan (sebelah kanan) menuju Tanjunguncang itu tetap dipenuhi sampah.
Memanjang hingga 20 meter lebih dengan lebar 3 meter, serta tinggi tumpukan sampah mencapai 50 centimeter. Begitulah setidaknya gambaran serakan sampah yang tak jauh dari perempatan jalan Simpang Base Camp itu.
“Kalau disekat simpang Base Camp itu, memang sudah jadi langganan penumpukan sampah. Karena bukan hanya dari Batu Aji saja, ratusan hingga ribuan warga dari Kecamatan lainnya juga membuang sampah di TPSS itu,” kata Ali, warga Marina.
Selain Sei Lekop dan Simpang Base Camp. Penumpukan sampah juga terjadi di beberapa Perumahan di Kecamatan Batam Kota. Seperti di perumahan Kopkar PLN, Bukit Palem Permai, Hawai Garden dan beberapa perumahan lainnya yang juga masih terlihat menumpuk sampahnya.

Hingga saat ini, tak satupun petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam yang bekerjasama dengan Kecamatan terkait bersedia melaukan pengangkutan sampah yang kian membludak itu.
Akan hal ini pula, dapat dipastikan volume sampah yang ada akan terus bertambah sebelum dilakukannya pengangkutan oleh pihak-pihak terkait.

