CENTRALBATAM.CO.iD, BATAM – Pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra semakin mantap melangkah dalam Pilkada Batam 2024 dengan dukungan dari tujuh partai politik.
Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Aston Hotel Pelita, Selasa (16/7/2024).
Ketua DPC Gerindra Batam, Nyanyang Haris Pratama yang hadir di acara tersebut mengumumkan pasangan Amsakar- Li Claudia telah mendapatkan dukungan resmi dari Partai Gerindra, PKB,, NasDem, Golkar, PPP, PSi, dan PAN.
“Mudah-mudahan sebentar lagi, sore ini, atau besok dua partai lagi yang akan mendukung pasangan Pak Amsakar dan Bu Li Claudia,” ujar Nyanyang yang disambut tepuk tangan gemuruh para tim simpatisan Li Claudia.
Ditegaskan Nyanyang Haris Ketujuh partai tersebut memberikan dukungan penuh kepada Amsakar-Li Claudia sebagai bentuk kepercayaan terhadap visi dan misi mereka untuk memajukan Kota Batam.
Nyanyang menegaskan dukungan dari sejumlah partai akan meminimalisir polarisasi politik dan menciptakan satu komando yang solid untuk kemajuan Batam.
“Batam memang sudah berjalan, sudah bagus, tapi permasalahan masih banyak. Inilah perlunya nanti yang meneruskan, yang melanjutkan pembangunan kesehatan, kesejahteraan di Kota Batam bersama Pak Amsakar dan Bu Lia Claudia,” tambahnya.
Li Claudia Chandra, dalam kesempatan yang sama, menyoroti tentang politik yang bisa mengarah ke isu negatif. Diantaranya politik SARA.
Ia menegaskan, suara hati warga Batam dalam setiap kunjungannya ke berbagai tempat, menyampaikan bahwa mereka menginginkan Pilkada yang berjalan tanpa perselisihan dan isu SARA.
Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga keharmonisan dan tidak terpecah belah oleh politik identitas.
“Kota Batam adalah kota internasional, tempat orang-orang datang untuk mencari nafkah dan menghasilkan pendapatan bagi Kota Batam. Orang-orang datang dari berbagai kota dan daerah dengan latar belakang yang berbeda-beda. Perbedaan yang ada ini haruslah menjadi kekuatan bagi kita dalam menjadikan Kota Batam sebagai kota yang lebih maju,” tegas Li Claudia dengan berapi-api.
Pada kesempatan sama juga, Li Claudia menekankan pentingnya penggunaan APBD untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu.
Ia mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dan mengawasi penggunaan anggaran publik, termasuk jika sejarah akhirnya menunjuk mereka maju memimpin Kota Batam.
“Masyarakat sebagai pemilih kedaulatan haruslah bersikap kritis dan awas, pemerintah berkewajiban mensejahterakan rakyatnya,” ujarnya. (dkh)

