CENTRALBATAM.CO.ID BINTAN -Beberapa hari terakhir, banyak masyarakat Bintan resah lantaran berbagai informasi hoax disuguhkan untuk menyerang pasangan Apri Sujadi – Roby Kurniawan.
Menanggapi hal ini, sebanyak 20 ribu relawan pasangan 01 itu gerah hingga berisitif turun ke lapangan guna melawannya.
“Kita telah menginstruksikan tim relawan Apri-Roby untuk menjaga kampung masing-masing, dalam upaya menghindari berbagai tindakkan provokasi dan kecurangan maupun money politic di Pilkada Bintan,” ujar Sekretaris DPD Demokrat, Remon
“Pilkada ini harus bermartabat, jujur dan berkeadilan. Masyarakat harus menikmati pesta demokrasi ini dengan baik, sehingga menghasilkan pemimpin yang baik,”tambahnya.
Ia menjelaskan, ke 20 ribu orang yang bergabung menjadi Tim Relawan Apri – berasal dari berbagai kalangan dan didominasi anak-anak muda atau milenial. “Mereka ini siap menjaga kampung dari upaya kecurangan dan gempuran isu-isu negatif dan berita hoax (bohong) yang belakangan ini semakin gencar dihembuskan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab,”jelasnya.
“Relawan Apri – Roby sangat luar biasa, ada dari orang tua, milenial hingga emak-emak. Mereka sangat kompak dan solid untuk menjaga kondusifitas kabupaten Bintan, kampung kita, menjelang pemilihan Pilkada Bintab,” tambahnya lagi.
Ditanya terkait informasi hoax yang beredar, Remon mengaku prihatin melihat kondisi saat ini, karena isu-isu negatif dan berita bohong yang sangat provokatif sudah semakin meresahkan masyarakat Bintan.
Sementara Calon Bupati Apri Sujadi yang ditemui di Bawaslu Bintan, mengatakan bahwa dirinya dari awal telah menegaskan kepada seluruh tim pemenangan dan relawan untuk tidak melakukan kampanye hitam, menyebar berita bohong, money politic, melakukan fitnah dan kecurangan-kecurangan yang dapat meresahakan masyarakat.
“Kami dari awal sudah komitmen untuk mewujudkan Pilkada aman, damai dan sehat di Bintan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.
Tak luput, ia mengingatkan masyarakat Bintan agar tidak terprovokasi dengan berbagai isu-isu negatif dan berita hoax yang dapat menimbulkan keresahan di Bintab.
“Saya pesankan agar masyarakat tetap tenang dan jangan mudah percaya dengan berita-berita hoax yang disengaja dibuat nntuk membuat keresahan di masyarakat,” ujarnya.
“Mari kita jaga kampung kita, agar Bintan sebagai Rumah Kita, tetap aman, kondusf dan damai hingga Pilkada 9 Desember 2020 nanti,” pungkasnya. (Ndn)

