Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan
  • Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut
  • Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan
  • Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas
  • Telkom–PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
  • Guncangan Caracas Yang Merambat ke Jakarta
  • Belajar Langsung Terkait Ekonomi, Peserta Sespimti Polri Dapat Wawasan Strategis dari Kepala BP Batam
  • Pasca Insiden Tabrak Lari,  Li Claudia Minta ZoSS di SDN 001 Batam Kota Segera Dibangun
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Kritik Massa Menghujam Perlahan, Nurdin Basirun: Pemerintah Tidak Bisa ‘Diintervensi’
HEADLINE

Kritik Massa Menghujam Perlahan, Nurdin Basirun: Pemerintah Tidak Bisa ‘Diintervensi’

25 Juli 2017Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Gubernur (kenakan peci) dan Kapolda Kepri | Foto : Bae
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun tampak dihujam habis-habisan dengan berbagai kritik dan aspirasi massa dalam demonstrasi, Senin (24/7/2017) lalu.

Terlebih lagi, saat perwakilan massa yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Kepri dipersilahkan menemuinya.

Sembari mendengar tuntutan dari perwakilan para pengunjuk rasa tersebut, Nurdin tampak diam terpaku.

“Kami harap Pak Gubernur perhatikan kondisi jalan kami di Lingga sana.  Selama ini masyarakat susah sekali menapaki jalan itu. Seakan tak ikhlas membangun daerah kami, pemerintah terkesan santai melihat jalan di Lingga seperti dihantam bom,” ungkap perwakilan massa asal Lingga, Kepulauan Riau.

Dia mengkritisi, pemerintah lebih memprioritaskan pembangunan jembatan layang dengan nilai proyek Rp 340 miliar, dibandingkan membangun akses jalan yang layak dan diharap mampu mendongkrak siklus ekonomi warga.

“Kami harap aspirasi kami ditindak lanjuti, bukan diterima, disimpan dan dibenamkan,” ungkapnya, yang membuat wajah orang nomor satu di Kepri itu memerah.

Setelah Aziz,  Andi Cori Fatahudin pun ikut berbicara.  Dia meminta kepada Nurdin agar tetap memperhatikan prioritas pembangunan di Kepri. Dia secara khusus menyoroti pembangunan jembatan layang di Tanjungpinang yang menelan anggaran Rp 340 miliar itu.

Warga Tanjungpinang berunjukrasa di depan kantor Gubernur Kepri | Foto : Ben

Parahnya, salah seorang demonstran terdengar menyinggung sistem kepemimpinan Nurdin yang terkesan ‘angkuh’ tanpa adanya sang Wakil.

“Gubernur membutuhkan wakil untuk memastikan pemerataan pembangunan, ekonomi dan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat dapat tercapai dengan baik. Gubernur tak bisa berjalan sendiri,” sindir demonstran.

Menanggapi hal itu, Nurdin pun menyatakan bahwa semua penilaian yang disampaikan itu tetap diterima. Namun, dia menekankan bahwa masyarakat tidak bisa menilai kinerja pemerintah sepotong-sepotong.

Dia memastikan sudah merealisasikan seluruh program-program secara merata di setiap kabupaten/kota. Dia juga selalu memenuhi proyek-proyek prioritas sesuai permintaan setiap kabupaten/kota.

“Hanya saja program prioritas di setiap kabupaten/kota itu berbeda-beda. Kita tidak bisa menilai program di suatu daerah harus lebih diprioritaskan,” kata Nurdin.

Gubernur Kepri itu berbicara tenang dan pelan.  Namun, ketegasan sikapnya justru muncul di balik pernyataan demi pernyataan tersebut.

Di akhir pertemuan itu,  dia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa dintervensi oleh siapapun termasuk masyarakat dan mahasiswa yang berunjuk rasa. Dia memastikan,  apa yamg sudah dikonsepkan oleh Pemprov Kepri sudah baik dan akan direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat Kepri.

“Jangan pernah mengintervensi, semua sudah dilakukan sesuai prosedurnya. Hanya butuh waktu untuk dapat merasakan dampak dari program-program itu,” tandas Nurdin.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas

14 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
HEADLINE
HEADLINE

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026 HEADLINE

CENTRALBATAM.CO.ID, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026

Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas

14 April 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.