BERBAGI
Erry Syahrial, Komisioner KPPAD Provinsi Kepri | Foto : Yui

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau, Eri Syahrial turut mengacungkan jempol atas penangkapan Yeo Tjoe Hie alias Suhu Po Tien, terduga pelaku asusila sekaligus mempekerjakan anak di bawah umur.

Eri yang ditemui, Kamis (31/8/2017) siang mengaku senang dengan reaksi cepat kepolisian, khususnya jajaran Mapolresta Barelang, Batam.

“Sangat bangga, jempol lah buat polisi kita. Khususnya saudara-saudara dari Mapolresta Barelang, Batam,” ungkap Eri.

Ungkapan itu didasarkan, dengan perbuatan sang biksu yang tak lagi dapat ditolerir.

Jajaran Polresta Barelang, Batam saat melakukan penangkapan terhadap Biksu mesum | Foto : Jak

Disebut, bahwa sang biksu diduga mempekerjakan anak di bawah umur. Tak hanya itu, para anak yang dipekerjakannya juga disebut menerima perlakuan tidak senonoh yang sangat dikecam.

“Perbuatan terduga pelaku jelas sangat mencoreng nilai-nilai luhur. Apalagi sampai berbau asusila,” ucapnya.

Hingga kini, SA (12 ) asal Bogor, De (15) asal Banten, Ju (15) asal Banjarnegera dan TWN (15) asal Banjarnegera disebut menjadi korban dari keganasan para biksu yang bekerja di Vihara wilayah Nongsa, Batam.

Kini, pelaku telah diamankan di Jakarta Barat dan akan segera diterbangkan ke Batam. Ketibaannya pun disebut sore ini, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Sore ini sampai di Batam, sekitar pukul 16.00 WIB,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Gima, S.Ik, Kamis siang tadi.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY