BERBAGI
Korban ledakan kapal tanker yang dievakuasi oleh petugas Damkar beberapa saat lalu | Foto : Dok

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Dua Jenazah yang sebelumnya di titipkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embun Fatimah, Batuaji, Batam akhirnya dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda Kepri, di Batu Batu Besar, Nongsa, Batam, Kamis (7/9/2017).

Kedua jenazah tersebut dibawa menggunakan mobil ambulan. Jerit tangis keluarga korban pun pecah, melihat para korban tak lagi bernyawa.

Di lokasi, puluhan karyawan PT Samching Enginering tampak resah mencari informasi terkait rekan-rekannya yang menjadi korban keganasan si jago merah.

Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tampak seorang korban selamat yang kritis dan masih ditangani oleh beberapa dokter.

Diberitakan sebelumnya, kapal yang terbakar itu ialah milik PT Pertamina Persero saat tengah diperbaiki, Kamis (7/9/2017) sekitar pukul, 15.30 WIB.

Insiden itu berlangsung di area PT ASL, Tanjunguncang, Batam. Saat terbakar, diketahui ada pekerja yang sedang memperbaiki kapal terjebak.

Karyawan itu merupakan Sub Contractor dari PT Samchan Enginering. Karena besarnya kobaran api, para korban tak mampu menyelamatkan diri. Total ada 5 korban yang akhirnya meregang nyawa dan seorang lainnya kritis.

Lima orang yang tewas dalam kejadian tersebut bernama Nimrot Hutagalung, Onik Saputra, Rusli tan, Faisal koto dan Malik Majadi.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY