BERBAGI
Salah satu ruas jalan yang rawan akan Longsor

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Meskipun kondisi jalan dihampir seluruh kabupaten Bintan masih tergolong buruk, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan optimis akan menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN).

Berita terkait

Rencananya, penghargaan ini diberikan oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk kota atau daerah yang dinilai mampu menciptakan penataan lalu lintas yang layak. Jika keyakinan ini benar, maka Kemenhub RI akan akan menyerahkan hadiah tersebut pada tahun 2016 ini.

“Kita harus optimis dong. Di Bintan kan banyak pembenahan lalu lintas yang sudah bagus. Tengok sendiri kondisi jalan raya. Sudah bagus kan,”ujar asisten III Pemkab Bintan bidang Administrasi Umum RM Akib usai pertemuan dengan tim juri WTN dari Kemenhub, Rabu (31/8/2016)

Sementara itu, berdasarkan dari pantauan dilapangan kondisi jalan lintas Barat terdapat beberapa ruas jalan yang dinilai rawan longsor jika hujan terjadi. Sebab, bukit-bukit disepanjang jalan tersebut belum ditembok. Sehingga jika terjadi hujan deras, tanah bekas hasil garukkan akan mudah longsor dan mengakibatkan drainase (jalur air) tertutup.

Selain itu, hampir disepanjang jalan tidak ada lampu penerang jalan dan juga hanya beberapa ruas jalan retak. Bahkan disepanjang jalan Lintas barat serta jalan lama dari Cikolek menuju Uban sangat jarang ditemui rambu-rambu lalintas.

“Sebagai warga Bintan tentunya kita bangga kalau Pemerintah kita dapat meraih penghargaan Nasional. Namun ada baiknya pemerintah lebih focus pada hasil yang baik disbanding penerimaan penghargaan,”ujar salah satu warga, Wanda.

Lebih lanjut dikatakan Wanda, penghargaan hanya memberikan keuntungan sekali untuk masyarakat Bintan yaitu kebanggaan saat menerima piagam. Namun setiap malam masyarakat Bintan harus jalan ditengah kegelapan akibat lampu jalan dihampir sepanjang jalan tidak ada. Selain itu, uang Negara tiap tahun juga terus dianggarkan untuk pembenahan jalan rusak.

Salah satu ruas jalan tanpa lampu penerang
Salah satu ruas jalan tanpa lampu penerang

“Masyarakat, dan saya sendiri sering was-was setiap melintasi jalan raya karena kurangnya lampu jalan. Jadi menurut saya, mending tidak dapat penghargaan yang penting kenyamanan dijalan raya itu dapat kita rasakan,”ungkapnya.

“Terus penilaian terhadap trotoar, lalu, selain kecamatan Bintan Timur, Uban dan sebagai lain seperti Kelurahan Kawal, mana ada trotoar. Itupun kalau ada uda pada rusak semua,” ujarnya kesal.

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY