CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Ketua RT 05/ RW 05 Kelurahan Gununglengkuas, Kecamatan Bintan Timur (Bintim),Bagas mengaku ada 75 oknum yang terlibat dalam pembabatan hutan lindung Sungai Pulai.
Ke 75 oknum itu katanya ada dari warganya sendiri, ada juga oknum wartawan dan oknum pensiunan salah satu anggota.
“Awalnya ada 75 orang warga yang dipimpin oleh Sitorus datang meminta izin membabat hutan itu. Katanya mereka sudah mendapat izin dari Abdul Latif,” ujar Bagas melalui telpon pada centralbatam.co.id, Rabu (28/2).
Akibat pembabatan hutan itu, membuat persediaan air untuk waduk gesek berkurang.
Hal ini diakui oleh saah satu warga disana, Iskandar. “Dulu sebelum pembabatan ini, air disini dalamnya sekitar 1 meter lebih. Tapi, sekarang malah kering sama sekali,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan dilapangan, kondiri hutan di area itu sudah gundul karena pembabatan. Selain dilakukan pembabatan liar, area sekitar juga di bakar.
Berikut Videonya
https://www.youtube.com/watch?v=DcI9abSSn-Y
Berikut Videonya (Ndn)

