BERBAGI
Kerap Terjadi Kecelakaan Kerja, Komisi IV DPRD Batam Sidak PT ASL Shipyard

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Komisi IV DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT ASL Shipyard. Tepatnya di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Tanjunguncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (17/3/2021).

Sidak ini terkait dengan laka kerja yang terjadi di PT ASL Shipyard, Selasa (17/3/2021) kemarin, yang berakibat fatal dan menghilangkan nyawa karyawan yang bernama Patrick Nathanael Sitompul.

“Kami memang bermitra dengan Dinas Tenaga Kerja. Ada beberapa yang ingin kami klarifikasi tentang laka kerja kemarin. Aturan hukum K3 di sini. Kami butuh penjelasan secara rinci dan butuh dipertanggungjawabkan. Walaupun tak ada laporan tupoksi kami juga memang harus turun,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Mochamat Mustofa.

Diakuinya dengan penerapan K3 ini akan mengetahui, ada atau tidaknya human eror. Sehingga terjadi kecelakaan kerja itu.

Ia melanjutkan, seharusnya target setiap perusahaan adalah zero acciden. Namun untuk PT ASL sendiri, kerap terjadi kecelakaan kerja. Atau terkahir kali terjadi kecelakaan kerja tepat delapan bulan yang lalu.

“Maka nanti kami akan minta pengawasan dari Disnaker yang lagi bekerja sekarang, untuk menentukan poin mana human erornya. Hingga kecelakaan kerja itu terjadi,” katanya.

Perwakilan PT ASL, Bagian Safety, Yosef yang menjadi saksi mengaku saat kejadian dirinya sedang rapat. Dan tidak melihat secara langsung.

“Waktu kejadian pukul 10, saya lagi meeting dengan client. Nah radio dimatikan biar tak menggangu. Waktu radio kapal berbunyi ada jatuh. Kami semua langsung ke bawah untuk mengevakuasi. Iya pak ini kejadian fatal,” ujarnya singkat.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihalolo meminta pihak perusahaan menceritakan secara detail kronologis kejadian laka kerja tersebut.

Sidak ini diikuti oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihaloho dan beberapa anggota komisi lainnya, seperti Mochamat Mustofa, Syahrul, Taufik Muntasir, Nina Melani dan beberapa staf.(dkh)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY