CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG – Ada titik terang bagi calon jemaah haji dan umrah, pasalnya saat ini Arab Saudi telah mencabut sebagian besar pembatasan yang selama ini diberlakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 seperti karantina dan tes PCR saat kedatangan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Haji dan Umrah Kemenag Provinsi Kepri, Afrizal mengatakan pihaknya akan menyelaraskan terkait kebijakan baru tersebut.
“Akan tetapi seperti apa rumusannya kan belum keluar, dan juga masih dilakukan koordinasi dengan kementerian terkait, ini kemarin kan masih dibahas seperti apa kita nantinya prokesnya kalau nanti sudah tidak PCR,” kata Afrizal, Senin (14/3/2022).
Mengenai kebijakan keberangkatan haji, Kemenag Provinsi Kepulauan Riau belum dapat memastikan apakah ada kebijakan baru atau menghilangkan kebijakan sebelumnya.
“Karena biaya haji ini kan sebelumnya kita usulkan Rp 45 juta kemarin, tentunya atas pertimbangan kita di masa pandemi ini, kita saat ini sifatnya masih menunggu apakah tahun ini Arab Saudi akan membuka untuk pelaksaan ibadah haji, itu kan kita belum ada MoU,” katanya.
Disamping sedang menunggu MoU tersebut, Kemenag Provinsi Kepulauan Riau sudah mempersiapkan seperti tim akomodasi, konsumsi.
“Persiapan kita di daerah sudah siap sebagaimana biasa, seperti paspor, akomodir, manifestnya kita pantau terus, untuk calon jemaah sudah divaksin dan booster,” jelasnya.
Terkait keberangkatan haji apakah 100 persen atau 50 persen saat ini Kemenag Provinsi Kepulauan Riau masih menunggu.
Sementara itu terkait penambahan biaya calon jemaah haji saat ini masih belum menemui titik terang.
“Saat ini belum ada keputusan Presiden, mungkin dengan perkembangan baru ini akan ada perubahan,” sebutnya.
Dari data Kemenag Provinsi Kepulauan Riau saat ini ada sebanyak 1.281 orang yang merupakan calon jamaah tertunda keberangkatannya sejak 2020 lalu.
“Kalau nanti berangkat 100 persen, sebanyak 1.281 jemaah bisa berangkat, tapi kalau 50 persen berarti setengah dari jumlah tersebut,” katanya.
Sementara itu untuk calon jemaah umrah baru saja diberangkatkan, namun untuk total jumlahnya pihak Kemenag Provinsi Kepulauan Riau belum tahu pasti.
“Sekitar 500 – 600 mungkin ada pemberangkatan,” tambahnya.
Saat ini tempat keberangkatan haji dan umrah di Kepulauan Riau adalah Bandara Hang Nadim Batam.(ndn)

