CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Untuk mengembangkan potensi Desa Toapaya Utara, Kades Toaya Utara, Sayed menanam sebanyak 25 ribu bibit nanas. Tujuanya, untuk memberikan motivasi pada warga agar bercocok tanam.
Sayed mengatakan, sangat banyak lahan untuk pertanian di Desa Toapaya Utara. Namun, oleh masyarakat setempat malah tidak memanfaatkan dengan baik.
“Di sini kan banyak lahan pertanian yang masih kosong. Nah untuk mengembangkan potensi itu, saat ini saya menanam bibit nenas di lahan Desa,” ujarnya ditemui di kebun nanas miliknya, Kamis (9/1/2020).
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Pak De itu mengatakan, potensi dari tanaman nanas ini sebenarnya sangat besar. Misalnya, saja harga per kilo nanas Rp 5.000 dijual ke pedagang pasar. Jika sekali panen bisa mencapai satu ton, maka uang yang diterima bisa mencapai puluhan juta rupiah per sekali panen.
“Katakan untuk harga nanas sekarang Rp 5.000. nah tinggal kali kan saja dengan satu ton berapa. Sementara modal yang dikeluarkan tidak banyak,”papanya.
Masih Sayed, ia memilih tanaman nanas ini karena menurutnya tidak butuh banyak perawata. Misalnya pemebersihan rumput disekitar nanas. (Ndn)

