CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Meskipun musim panas belum genap satu bulan, tidak membuat si jago merah enggan datang melahap lahan-lahan kosong di wilayah Bintan. Kebakaran ini kata dia merupakan keempat kalinya sejak jumat (24/1/2020) lalu. Dimana kedatangan si jago merah kali di Desa Toapaya Utara dengan total lahan yang di sapu hampir 6 ha.
“Ini sudah kedua kalinya bang. Hari jumat lalu terjadi 3 kebakaran di tempat berbeda. Hanya saja ini yang paling besar karena diperkirakan hampir 6 hektar,” ujarnya (26/1/2020).
Beruntung, berkat kerjasama dengan pihak masyarakat dan kepolisian melalui Babhinkamtibas, api berhasil dipadamkan pada pukul 15.30 WIB.
“Api sudah besar sekitar pukul 11.30 dan baru saja selesai kami padamkan bersama tim satgas dan babhinkamtimas bersama warga setempat,” akunya.
Ditanya penyebab kebakaran itu, Wendi mengatakan disebabkan oleh kesengajaan orang iseng. Hanya saja ia enggan menegaskan demikian karena informasi masih simpang siur.
“Kalau infonya yang kami dapat ulah orang iseng. Tapi masih sismpang siur,” ujarnya sambil mengatakan bahwa dirinya hanya bertugas mengamankan api. (Ndn)

