CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Akibat insiden kebakaran di pemukiman padat penduduk (ruli) Kampung Aceh, Muka Kuning, Batam pagi tadi, membuat puluhan jiwa kehilangan tempat tinggal, Sabtu (8/7/2017).
Dari informasi yang dihimpun tim Central Batam, sebanyak 8 rumah dan sebuah Gereja ludes dilalap si jago merah.
Akibatnya, sebanyak 8 Kepala Keluarga (KK) yang keseluruhannya berjumlah 23 orang kehilangan harta benda dan tempat tinggal.
Tak ada yang bisa diselamatkan, hanya puing besi dan blok beton yang mengitam saja yang tersisa.
Kepulan asap masih terpantau menambah keruh suasana di lokasi itu, bau karet terbakar pun menyengat indera penciuman.

Hanya jerit tangis dan linangan air mata yang lagi terlihat dari beberapa kaum ibu, melihat kediaman penuh kenangan rata diamuk sang bara api.
“Kemana lagi kami harus tinggal?” tanya seorang ibu sesegukan, semari menatap rumahnya yang tampak hancur dilalap api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Batam, Azman turut membenarkan hal itu.
“Kebakaran menghanguskan 8 rumah dan sebuah Gereja. 8 KK berjumlah total sekitar 23 jiwa terdampak. Kediamannya hangus, jadi 23 orang itu terpaksa mengungsi ke rumah kerabat sekitar,” ungkap Azman, kepada tim Central Batam.
“Api sudah kita padamkan, sekarang kondisiya begitu. Memang puluhan jiwa harus mengungsi,” tandasnya.

