CENTRALBATAM.CO.ID, BANJARNEGARA-Sedikitnya 10 orag terluka akibat Kawah Sileri yang berada di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah meletus, Minggu (2/7/2-17).
Semburan itu muncul sekiar pukul 12.00 WIB. Semburan yang berisi lahar dingin itu mengenai orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo membenarkan mengenai kejadian ini.
“Ini masih konfirmasi dengan BPBD. Saat ini BPBD dan PVMBG sudah di TKP. Data sementara 10 orang luka,” kata Sutopo.
Sutopo menyatakan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden ini. Dia masih berkoordinasi lebih lanjut dengan aparat setempat.
“Info lengkap akan saya sampaikan lebih lanjut,” ujar Sutopo.
Sementara, kawasan wisata di lokasi sekitar pun ditutup.
“Tempat wisata ditutup untuk umum,” ujar Sutopo.
Saat ini BPBD dan PVMBG telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan.
Sutopo menyebutkan Kawah Sileri meletus freatik setinggi 50 meter. Kejadian tersebut sekitar pukul 11.30 WIB.
“Kawah Sileri di kawasan Gunung Dieng meletus freatik setinggi 50 m pukul 11.30 WIB,” kata Sutopo dalam akun twitternya @Sutopo_BNPB.
Akibat letusan tersebut, Sutopo mengatakan 10 orang mengalami luka-luka dan dirawat di Puskemas Baturaden.
“10 orang luka-luka dirawat di Puskesmas 2 Baturaden,” kata Sutopo.
Selain itu, BPBD dan aparat kepolisidan sudah berada di lokasi. Bahkan kawasan wisata yang berada di kawasan Dien ditutup sementara.
“BPBD, PVMBG dan aparat lain sudah di TKP Kawah Sileri Gunung Dieng pasca letusan freatik. Kawasan wisata ditutup,” ujar Sutopo. (dtk/ctb)

