BERBAGI
Test urine yang dilakukan oleh BNNK Batam | Foto : Nad

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Batam, Hendri, S.Sos langsung menanggapi perihal pemeriksaan alias test urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri terhadap 825 calon anggota Satpol PP Batam.

Ya, Hendri menegaskan, bahwa tes yang dilakukan terhadap bakal calon anak buahnya itu memang menjadi salah satu persyaratan yang harus ditempuh untuk bisa dijadikan sebagai anggota Satpol PP dikota Batam.

“Jadi itu bukan ada apa-apa atau bagaimana, cuma salah satu persyaratan untuk dapat diangkat jadi Satpol PP saja,” ucap Kasatpol PP, Hendri.

Dikatakannya juga, pihaknya telah berkoordinasi dengan ‎Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau guna melakukan pemeriksaan berupa tes urin (Test Urine), terhadap seluruh bakal calon anggota yang hendak ditempatkan diposisi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam.

Tes urin ini dilakukan langsung oleh personel BNNP Kepri dikantor Satpol PP Kota Batam, di Kecamatan Batam Kota, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (16/8/2016) pagi.

Sebelumnya diberitakan, dilokasi terlihat ratusan calon anggota‎ Satpol PP yang tengah diuji urinnya. Pengujian ini dilakukan, guna mendapatkan personel yang berintegritas, proporsional dan terhindar dari penyalahgunaan Narkotika.

Pengujian terhadap calon anggota Satpol PP ini turut dibenarkan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Hendri, saat dikonfirmasi.

Hendri mengatakan, pihaknya memang telah berkoordinasi dengan BNNP Kepri, untuk melakukan pengujian terhadap bakal calon anggotanya itu.

“Sudah kita bicaraan sejak lama, makanya ita lakukan langsung penerapannya dengan jalan test urine ini,” kata Hendri, Kasatpol PP yang dihubungi tim Central Batam.

Dikatakannya juga, tes kali ini diperuntukkan dalam mencari personel yang tangguh dan benar-benar terhindar alias bersih dari penyalahgunaan Narkotika‎.

“Jelas itu, kita disini mencari bibit yang unggul. Bukan mencari yang tidak benar. Karena pertanggungjawabannya berat, jika ada calon anggota yang kemudian diangkat. Sementara ia terkontaminasi Narkotika, kita cari jalan amannya saja. Dari pada nama instansi ini tercoreng nantinya,” ujar Kasat.

Saat dikonfirmasi, Kepala BNNP Kepri, Kombes Benni Setiawan, melalui Humas BNNP Kepri, Marini, turut memenarkan tes urin ini.

Senada dengan pernyataan Kasatpol PP, Hendri. Marini juga lebih menekankan pada bakal calon yang terbebas dari penyalahgunaan Narkotika.

“Ya, ada baiknya ini dilakuan sebelum dilakukannya pengangkatan. Karena ini penting sekali, guna peningkatan kinerja dan menjaga nama baik sebuah instansi atau lembaga,” tegas Marini.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan