BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Kebakaran lahan dan hutan di Pulau raksasa Kalimantan sedikit berkurang dari hari-hari sebelumnya.

Meski berkurang, tak juga memberi efek positif bagi masyarakat didalamnya. Bagaimana tidak, meski jumlahnya berkurang, namun wilayah penyebaran titik apinya semakin meluas.

Beberapa waktu lalu, hanya Kalimantan Barat yang terlihat dipenuhi hot spot. Sore lalu, Senin (29/8/2016) terpantau hampir diseluruh wilayah Kalimantan terpantau adanya titik api dengan berbagai akurasi.

Dipantau dari citera satelit milik NASA, yakni Terra dan Aqua yang dipublikasikan lagi oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) menegaskan, bahwa hampir diseluruh wilayah pulau Kalimantan terdapat titik api.

Mulai dari Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, hingga Kalimantan Timur terdapat hot spot dengan jumlah keseluruhan 89 titik api.

Adapun tingkat kepercayaan atau akurasi keberadaan 89 hot spot ini, yaitu:

– 51-60%: ada 24 hot spot,
– 61-70%: ada 27 hot spot,
– 71-80%: ada 23 hot spot
-81-100%: ada 15 hot spot.‎

Berbeda jauh dari kondisi di Kalimantan, wilayah Sumatera‎ malah tak terpantau adanya titik api.

Ini ditampilkan melalui citra satelit yang disajikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim, Batam yang memperlihatkan tidak adanya titik api di Sumatera pertanggal 29 Agustus 2016 lalu.

“Zero hot spot, syukurlah,” kata Kepala BMKG Hang Nadim, Batam, Philip Mustamu.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY