BERBAGI
Kapolri, saat dikonfirmasi di Istana Negara | Foto : Natalie

CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA-Proses identifikasi awal terhadap jenazah teroris yang tewas dalam baku tembak di Poso sudah selesai.

Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian, dengan tegas memastikan jenazah yang diidentifikasi adalah Santoso alias Abu Wardah.

“Kita sudah bisa simpulkan dari sidik jari, 100 persen yang bersangkutan (Santoso),” kata Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

‎Tito mengatakan Santoso pernah ditahan dan diambil sidik jarinya. Data sidik jari tersebut disamakan dengan sidik jari jenazah yang ditembak oleh Satgas Tinombala, Senin (18/7/2016) lalu.

“Nah, hasilnya identik sekali,” ujarnya.

Sementara untuk jenazah satu orang pria lainnya, Tito sudah mengklarifikasi jenazah tersebut adalah Mukhtar, bukan Basir. 

“Satunya lagi itu diketahui Mukhtar namanya, menurut keterangan dari teman-temannya dan saksi-saksi yang kita hadirkan ya begitu,” ujarnya.

Dengan tewasnya Santoso, Tito menegaskan Operasi Tinombala yang dilakukan unsur Polri dan TNI tetap berlanjut. Masih ada sekitar 19 orang anggota kelompok Santoso yang buron dan berada di hutan Poso.

“Operasi Tinombala lanjut. Masih ada Basri, masih ada beberapa, Ali Kalora. Kita akan gunakan langkah-langkah terus penegakan hukum dengan cara-cara yang soft,” ungkapnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan