Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Hari Bumi 2026, BP Batam dan Warga Rempang Kompak Bersihkan Lingkungan

23 April 2026

Bersama SMSI Kepri, Kanwil Imigrasi Perkuat Layanan TPI untuk Citra Positif Batam

23 April 2026

MEG Pererat Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Momentum Hari Bumi 2026 di Rempang

23 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Hari Bumi 2026, BP Batam dan Warga Rempang Kompak Bersihkan Lingkungan
  • Bersama SMSI Kepri, Kanwil Imigrasi Perkuat Layanan TPI untuk Citra Positif Batam
  • MEG Pererat Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Momentum Hari Bumi 2026 di Rempang
  • TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Pertegas Komitmen Hadirkan Akses Merata di Indonesia
  • Dari Kesetaraan Menuju Dampak, Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan
  • Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan
  • Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut
  • Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda ยป Kapal Pecah Dihantam Ombak, Nelayan Anambas Tiga Hari Terombang-ambing di Laut
Anambas

Kapal Pecah Dihantam Ombak, Nelayan Anambas Tiga Hari Terombang-ambing di Laut

16 November 2021Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Tiga Nelayan Anambas saat dijemput keluarganya setelah diselamatkan TNI AL dari kecelakaan laut. Ketiga Nelayan ini sempat terombang-ambing akibat kapal yang ditumpangi pecah dihantam ombak (centralbatam.co.id/asyiah)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, ANAMBAS – Kapal yang ditumpangi tiga nelayan asal Kepulauan Anambas pecah dihantam ombak, Jumat (29/10/2021).

Tiga nelayan masing-masing Damri (39), Iwan alias Ardi (39) Sabli (36) terombang-ambing selama tiga hari di tengah laut.

Musibah itu terjadi sekira pukul 17.00 WIB, Jumat (29/10/2021) lalu dimana kapal yang mereka naiki dihantam ombak dan gelombang yang kuat di daerah Flatform Belida, sehingga mengakibatkan lambung kapal pecah dan ketiga nelayan tersebut terombang-ambing di laut selama tiga hari.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tarempa Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf, SE, MTr mengatakan adanya tiga nelayan asal Kepulauan Anambas mendapat musibah di tengah laut setepah mendapat laporan langsung dari Perwira Staf Intelijen Lanal Tarempa.

“Informasi Kecelakaan laut itu didapat dan lokasinya untuk penyelamatan dan penjemputan nelayan berada di peraiaran Laut Natuna Utara, tepatnya di sekitar lokasi pengeboran minyak Gajah Baru Offshore PT. Premier Oil, pada Minggu (14/11/2021) sekira pukul 23.00 WIB,” kata Danlanl.

Terkait hal tersebut, Danlanal Tarempa menyampaikan bahwa pada Senin (15/11/2021) pukul 01.00 WIB, menerima laporan via telephone dari Perwira Staf Intelijen saya bahwa telah terjadi kecelakaan laut yang mengakibatkan salah satu kapal nelayan yang diduga warga Kabupaten Kepulauan Anambas tenggelam di Perairan Laut Natuna Utara di seputaran Lokasi Pengeboran Minyak Gajah Baru Offshore PT Premier Oil pada titik koordinat 5ยฐ01.567′ N – 105ยฐ37.657′ E.

“Atas dasar informasi tersebut dengan berkoordinasi pihak PT Premier Oil, saya melaporkan ke Komando atas Lantamal IV Tanjungpinang dan Guspulrla Koarmada 1. Kemudian Kotas memerintahkan seluruh Unsur yg berada di lapangan yang sedang melaksanakan patroli di laut Natuna, tentunya yang posisinya terdekat dengan koordinat kebetadaan korban, agar bertindak cepat melakukan pertolongan, saat itu KRI,” katanya.

Saat itu KRI Silaspapare-386 yang terdekat dan segera langsung melaksanakan evakuasi terhadap korban untuk selanjutnya dibawa menuju Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.

โ€œSaya jelaskan kronologis singkat kejadian laka laut tersebut pada 29 Oktober 2021 sekira pukul 17.00 WIB kapal yang mereka naiki dihantam ombak dan gelombang yang kuat di daerah Flatform Belida sehingga mengakibatkan lambung kapal pecah dan ketiga nelayan tersebut terombang-ambing di laut selama tiga hari,” kata Yovan Ardhianto Yusuf.

Kemudian pada 1 November, datang sebuah kapal vietnam dengan nomor lambung KG.95878.13 menolong ketiga nelayan tersebut. Kemudian nelayan itu berada di kapal vietnam KG. 95878.13 selama 8 hari dan di hari ke-9, ketiga nelayan tersebut di oper ke Kapal Vietnam lainnya (kapal Vietnam ke-2) selama 1 hari.

Selanjutnya di hari ke-10, ketiga nelayan tersebut kembali di oper ke Kapal Vietnam lainnya (kapal Vietnam ke-3) selama 1 jam. Kemudian ketiga nelayan kembali di oper ke Kapal Vietnam lainnya (kapal Vietnam ke-4) selama 1 hari 1 malam.

Pada hari Minggu (14/11/2021), ketiga nelayan tersebut melihat Kapal Tugboat (TB) Dian Horizon berbendera Indonesia. Tiga nelayan itu pun memutuskan untuk melompat dan berenang menuju Kapal Tagboat Dian Horizon tanpa sepengetahuan dan persetujuan otoritas setempat.

“Melihat ketiga nelayan tersebut berenang, pihak Kapal Tugboat Dian Horizon langsung melakukan evakuasi kemudian dilakukan tes PCR untuk memastikan aman dari Covid-19,” kata Danlanal Tarempa.

Sementara keterangan dari Ardi salah satu nelayan menyemapaikan keputusan mereka untuk melompat dari kapal Vietnam dikarenakan Kapal tersebut akan kembali ke perbatasan Vietnam-Indonesia.

Dari keterangan ketiga nelayan bahwa selama mereka di Kapal Vietnam, mereka diperlakukan dengan baik oleh ABK Kapal dan diberi makan layaknya ABK Kapal yang lainnya.

โ€Pada saat melaksanakan proses pencarian korban, KRI Silaspapareโ€“386 mendeteksi keberadaa kapal TB Dian Horizon dan melaksanakan kontak radio terkait infomasi laka laut nelayan Kepulauan Anambas dan diperoleh bahwa benar korban berada di TB Dian Horizon,” kata Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf.

“Selanjutnya KRI Silaspapare-386 meminta kepada TB Dion Horizon untuk merapat ke KRI Silaspapareโ€“386 untuk mengantarkan korban guna diberikan pertolongan lebih lanjut dan dievakuasi menuju Tarempaโ€, tambah Danlanal Tarempa.

Danlanal Tarempa menjelaskan identitas tiga nelayan yang diselamatkan dari kecelakaan laut tersebut. Ketiga nelayan tersebut Damri asal dari Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah.

Kemudian, Iwan alias Ardi asal dari Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, dan terakhir Sabli dari Desa Putik, Kecamatan Palmatak.

“Kerugian yang dialami untuk materil sejumlah lebih kurang Rp 60 juta, 1 buah Kapal pompong, 1 Unit GPS, 2 unit handphone, 1 unit bank viber ukuran 1 ton, 2 unit bank viber ukuran 300 kilogram.(asyiah)

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Hari Bumi 2026, BP Batam dan Warga Rempang Kompak Bersihkan Lingkungan

23 April 2026

Bersama SMSI Kepri, Kanwil Imigrasi Perkuat Layanan TPI untuk Citra Positif Batam

23 April 2026

MEG Pererat Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Momentum Hari Bumi 2026 di Rempang

23 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Batam
Batam

Hari Bumi 2026, BP Batam dan Warga Rempang Kompak Bersihkan Lingkungan

23 April 2026 Batam

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM โ€“ Peringatan Hari Bumi 2026 di Kota Batam menjadi momentum penting untuk menguatkan semangat…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Bersama SMSI Kepri, Kanwil Imigrasi Perkuat Layanan TPI untuk Citra Positif Batam

23 April 2026

MEG Pererat Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Momentum Hari Bumi 2026 di Rempang

23 April 2026

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Pertegas Komitmen Hadirkan Akses Merata di Indonesia

22 April 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Hari Bumi 2026, BP Batam dan Warga Rempang Kompak Bersihkan Lingkungan

23 April 2026

Bersama SMSI Kepri, Kanwil Imigrasi Perkuat Layanan TPI untuk Citra Positif Batam

23 April 2026

MEG Pererat Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Momentum Hari Bumi 2026 di Rempang

23 April 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.