Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan
  • Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut
  • Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan
  • Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas
  • Telkom–PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
  • Guncangan Caracas Yang Merambat ke Jakarta
  • Belajar Langsung Terkait Ekonomi, Peserta Sespimti Polri Dapat Wawasan Strategis dari Kepala BP Batam
  • Pasca Insiden Tabrak Lari,  Li Claudia Minta ZoSS di SDN 001 Batam Kota Segera Dibangun
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Kapal 8 Jam Terombang-ambing, KRI Kapitan Pattimura 371 Evakuasi Nelayan Natuna
Bisnis

Kapal 8 Jam Terombang-ambing, KRI Kapitan Pattimura 371 Evakuasi Nelayan Natuna

20 Januari 2022Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Nelayan Natuna, Herman Sugiarto (24) saat dievakuasi KRI Kapitan Pattimura 371 di Laut Natuna Utara setelah mengalami mati mesin dan terombang-ambing selama kurang lebih 8 jam, Rabu (19/1/2022)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, NATUNA – Kapal Republik Indonesia (KRI) Kapitan Pattimura 371 berhasil melakukan aksi penyelamatan terhadap seorang nelayan yang terombang-ambing dalam sebuah kapal di Perairan Laut Natuna pada Rabu (19/1/2022).

Diketahui kapal nelayan yang diawaki seorang diri tersebut mengalami kerusakan mesin (mati mesin) dan sempat terapung selama lebih dari delapan jam.

Hal itu disampaikan oleh Komandan KRI Kapitan Pattimura 371, Letkol Laut (P) Valentino Pasalbessy

Ia mengatakan bahwa nelayan tersebut bernama Herman Sugiarto (24).

Nelayan asal Natuna ini melepaskan bajunya guna memberikan isyarat kepada Kapal Perang KRI Kapitan Pattimura 371 untuk mendapatkan pertolongan.

“Kapal nelayan ini mengalami kerusakan mesin di Laut Natuna Utara atau 7 nm dari daratan tenggara Pulau Bunguran,” kata Valentino.

Mengetahui hal itu KRI Kapitan Pattimura 371 yang melaksanakan patroli di Laut Natuna Utara langsung mendekati kapal nelayan tersebut.

“Akibat gelombang yang cukup tinggi hingga 2 meter dan kecepatan angin mencapai 25-30 knot, evakuasi mengalami kesulitan. Meskipun demikian, setelah beberapa jam akhirnya nelayan berhasil dievakuasi ke Kapal KRI Kapitan Pattimura 371 pada Rabu malam,” jelasnya.

Nelayan yang berhasil dievakuasi ini selanjutnya diserahkan ke Pangkalan TNI AL Ranai untuk diperiksa kesehatannya.

Serah terima nelayan ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh Komandan KRI dan Komandan Lanal Ranai.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AL Ranai, Kolonel Laut (P) Dofir menghimbau kepada nelayan Natuna untuk tidak melaut di saat cuaca ekstrem.

“Para nelayan dihimbau untuk mengurangi kegiatan di Laut Natuna Utara terlebih dahulu. Pasalnya saat ini sedang musim angin utara dengan gelombang yang sangat tinggi. Selain itu, diharapkan juga para nelayan untuk membawa alat keselamatan saat melaut,” kata Dofir.

Sementara itu, Herman menceritakan saat kemalangan yang meninpa dirinya, bahwa pada Rabu, 19 Januari 2022 ia pergi melaut.

Namun kemudian kapal yang ia bawa mengalami mati mesin.

“Setelah beberapa jam saya terombang-ambing di laut, saya sempat meminta pertolongan kepada kapal nelayan yang lewat, namun sayangnya mereka tidak menyadari isyarat yang saya berikan,” ujar Herman.

Tak lama berselang, Herman mengaku beruntung karena melihat KRI Kapitan Pattimura 371 dan kemudian ia melambaikan tangan dan melepaskan baju untuk memberi isyarat agar dapat diselamatkan.

“Syukurnya setelah terombang ambing di laut sekitar 8 jam, akhirnya saya dapat pertolongan dari KRI Kapitan Pattimura 371,” tuturnya.

Setelah tiba di Ranai, nelayan ini diserahkan ke orangtuanya.

Dengan adanya kejadian ini Komandan Guspurla Koarmada I berpesan kepada setiap Komandan KRI bahwa sudah menjadi tanggung jawab setiap prajurit dalam melaksanakan misi kemanusiaan seperti evakuasi, penyelamatan dan lainnya, hal tersebut sudah tertanam dalam Sapta Marga dan delapan wajib TNI.(put)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas

14 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
HEADLINE
HEADLINE

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026 HEADLINE

CENTRALBATAM.CO.ID, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026

Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas

14 April 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.