CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali melanjutkan Program Beasiswa Mahasiswa untuk tahun anggaran 2026 melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa pendaftaran beasiswa dibuka mulai 6 April hingga 2 Juni 2026.
Program ini ditujukan bagi mahasiswa asal Kepri yang menempuh pendidikan baik di dalam maupun luar daerah.

Pada tahun ini, jumlah penerima beasiswa diproyeksikan mencapai 1.212 orang.
Angka tersebut meningkat sebanyak 25 penerima atau sekitar 2,1 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 1.187 mahasiswa.
“Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp3,06 miliar sebagai bentuk investasi untuk masa depan generasi muda Kepri,” ujar Ansar Ahmad, Senin (6/4/2026).
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga menekankan prinsip pemerataan dalam penyaluran bantuan pendidikan tahun ini.
Penambahan kuota terbesar difokuskan pada mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Untuk jenjang Diploma III (D III) kategori tidak mampu, jumlah penerima meningkat signifikan dari 30 menjadi 50 orang atau naik 66,7 persen.
Sementara itu, kategori Diploma IV (D IV) dan Strata 1 (S1) tidak mampu bertambah menjadi 632 penerima dari sebelumnya 528 orang, atau meningkat 19,7 persen.
Selain itu, kuota untuk beasiswa Strata 2 (S2) kategori prestasi juga mengalami peningkatan menjadi 20 penerima.
Adapun besaran bantuan yang diberikan cukup kompetitif, yakni Rp2.500.000 per mahasiswa untuk jenjang D III, D IV, dan S1, baik kategori prestasi maupun tidak mampu.
Sementara untuk jenjang S2 kategori prestasi, bantuan yang diberikan sebesar Rp4.000.000 per penerima.
Pendaftaran beasiswa dapat dilakukan secara daring melalui portal resmi pemerintah provinsi.
Calon pendaftar juga diimbau untuk secara berkala memantau informasi terkait persyaratan dan tahapan seleksi melalui situs resmi serta media sosial Biro Kesra.
Melalui program ini, pemerintah berharap tidak ada lagi mahasiswa asal Kepulauan Riau yang terhambat dalam mengakses pendidikan tinggi akibat keterbatasan biaya.
“Beasiswa ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk meraih pendidikan tinggi dan berkontribusi bagi pembangunan Kepulauan Riau ke depan,” tutup Ansar Ahmad.(ndn)

