BERBAGI
Former President Megawati Sukarnoputri and chairperson of the Indonesian Democratic Party speaks to her supporters during a rally in Jakarta April 4, 2009. Indonesia will hold parliamentary elections on April 9 and have their Presidential election on July 8. REUTERS/Crack Palinggi (INDONESIA ELECTIONS POLITICS)

CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menetapkan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila.

Pengakuan tersebut memuat konsekuensi bahwa segala keputusan dan kebijakan politik yang diproduksi harus bersumber dari semangat Pancasila. 

“Syukur Alhamdulillah 1 Juni 2016 lalu, Presiden Jokowi telah menetapkan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila. Terima kasih, Bapak Presiden,” kata Megawati dalam pidato sambutan hari ulang tahun PDIP di JCC, Jakarta, Selasa (10/1/2017). 

“Dengan pengakuan tersebut, segala keputusan dan kebijakan politik yang kita produksi bersumber pada semangat dan nilai-nilai Pancasila,” tambah Mega. 

Presiden Jokowi menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila pada 2016. Pengumuman itu disampaikan Jokowi dalam penutupan pidato peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6/2016) sekitar pukul 11.10 WIB.

“Dengan mengucap bismillah, tanggal 1 Juni ditetapkan diliburkan dan diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila,” kata Jokowi, yang mengenakan batik lengan panjang di atas mimbar.

Keputusan Jokowi itu disambut tepuk tangan riuh dari seluruh tamu undangan yang memadati gedung. Jokowi kemudian meneken Keppres soal keputusan tersebut. Hari libur 1 Juni akan berlaku mulai tahun depan (2017).‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY