BERBAGI
Pemilik Kafe, Musringah menujukan pengumanan tutup Kafe sementara

CENTRALBATAM.CO.ID, Bintan –Musim kemarau yang berkepanjangan di Bintan membuat beberapa sumur warga di kelurahan Kawal kering.

Akibatnya, beberapa masyarakat yang masih mengandalkan sumur terpaksa hemat air.

“Mulai hari ini, terpaksa kami tutup kafe. Karena air sudah kering, untuk mencuci gelas dan piring aja airnya tidak cukup,” ujar salah satu pemilik Kafe Ngopngob, Musringah, Selasa (5/3/2019).

Saman, warga lain juga mengaku persediaan air sumur di rumahnya sudah mulai menurun.

“Air dirumah juga sudah mulai kering. Kalau dua bulan lagi tidak hujan, ya terpaksa lah kita mandi di kolam bekas galian pasir,” katanya.

Sementara warga lain, Andi yang merupakan pelanggan air SPAM mengatakan, saat ini kondisi air SPAM sudah menurun. Menurutnya, aliran air yang masuk ke rumahnya berkurang hingga 50 persen.

“Dulu deras, tapi sekarang sudah mulai berkurang. Tidak sederas dulu,” paparnya.

Hal senada juga di ungkapkan, operator SPAM Kawal, Wahid saat dikonfirmasi terkait persediaan air SPAM untuk kebutuh warga mengaku ragu hingga dua bulan kedepan dapat mensuplai air untuk warga.

“Kalau hingga sebelun kedepan, kemunkinan air masih cukup. Namun kalau hingga dua bulan kedepan huja juga bakal tidak turun, saya ragu,” ujarnya.

Wahid menambahkan, jika memang dua bulan kedepan persediaan air diwaduk, terpaksa dilakukan penyaluran bergilir.

“Ya, solusinya kalau memang tidak turun hujan terpaksa lah kita pakai sistem yang dipakai PLN. Mereka pemadaman bergilir, dan kita menyalurkan secara bergilir nantinya,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY