BERBAGI
Kabag Humas DPRD Kota Batam, Taufik

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pelantikan 50 anggota DPRD Kota Batam sebentar lagi dilaksanakan, tepatnya 30 Agustus 2019 mdndatang.

Kepala Bagian (Kabag) Humas DPRD Kota Batam, Taufik mengakui kegiatan sudah terjadwal dalam Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Batam.

Pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pengucapan sumpah jabatan tersebut. Termasuk undangan juga sedah disebar.

“Undangan sudah kita sebar seperti Bawaslu, KPU dan pimpinan partai politik. Termasuk Ketua PN Batam sudah bersedia untuk memandu pengucapan sumpah nanti,” kata Taufik di DPRD Kota Batam, Rabu (14/8/2019).

Setiap anggota Dewan, kata dia, akan mendapatkan jas dan pin emas dalam pelantikan nanti. Namun, Taufik enggan merincikan apa saja dan berapa anggaran yang disediakan dalam APBD Batam untuk kegiatan tersebut.

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menganggarkan belanja Jas senilai Rp 187.500.000 untuk acara pelantikan periode 2019-2024.

“Biaya jas ini untuk 50 anggota DPRD yang sudah dianggarkan,” ujar Taufik diruangannya.

Diakuinya per orang harga jas dianggarkan senilai Rp 3.750.000. Sejauh ini prosesnya masih tahap pengadaan.

“Untuk jas anggota dewan ini sudah sesuai dengan tatib yang diberikan 2 kali selama masa jabatan (5 tahun). Termasuk anggota dewan yang lama dan terpilih lagi tetap dapat jas lagi,” tuturnya.

Sementara itu untuk pin emas anggota DPRD saat ini sudah selesai dilelang. Dilaksanakan dengan jumlah nilai kontrak Rp 340.500.000.

“Pinnya sudah selesai di lelang. Prosesnya sudah dimulai sejak Maret lalu. Diberikan pada yang bersangkutan pada saat menjelang hari pelantikan,” ujar Taufik.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri tentang nama-nama anggota DPRD Batam periode 2019-2024. KPU Batam akan menetapkan anggota DPRD Batam terpilih setelah sengketa pemilu selesai di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Selanjutnya, KPU menyurati Wali Kota Batam dan Wali Kota Batam menyurati Gubernur Kepri untuk penerbitan SK. Kalau sekarang, kami belum tahu siapa-siapa saja orangnya,” katanya.

Masa jabatan Anggota DPRD Batam periode 2014-2019 akan berakhir pada 29 Agustus 2019.

Taufik mengimbau kepada masyarakat yang akan hadir untuk tidak berdesakan masuk ke ruang rapat paripurna karena keterbatasan ruangan.

“Silahkan masyarakat yang ingin datang. Tapi untuk masuk kita batasi. Karena kami juga akan memasang TV besar di luar ruangan paripurna,” ujarnya.

Ditempat yang berbeda, anggota DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho mengatakan, pelantikan DPRD Kota Batam sudah dinantikan oleh masyarakat. Kehadiran wakil rakyat yang baru diharapkan membawa energi baru untuk kinerja yang lebih baik lagi.

“Apa saja yang didapatkan, saya pikir biasa tidak ada yang baru apalagi kayak kita inkumben. Sebetulnya ini bukan apa mendapatkan apa seperti itu. Tetapi masyarakat kita saat ini tentu sudah menunggu ini, sudah menunggu wakil yang sudah mereka pilih,” kata Udin.

Udin menambahkan pin emas yang diberikan merupakan jenis mas 23. Dirinya sendiri sudah memiliki 2 pin emas 23, karena sudah duduk selama 2 periode.

“Ini jalan mau 3 periode. Emas yang diberikan jenis emas 23,” tutur Udin.

Pengambilan sumpah jabatan wakil rakyat tersebut dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Batam, Wahyu Iman Santoso.(*)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY