BERBAGI
Jefridin Sekdako Batam hadiri Hari Peduli Sampah Nasional di Tanjung Riau, Sabtu (18/3/2017)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Pemerintah Kota Batam menunda penggantian definitif Direktur RSUD Embung Fatimah pasca Gunawan mengundurkan diri. Hingga akhir tahun posisi Direktur RSUD akan tetap dipegang oleh Pelaksana Tugas (Plt), Didi Koesmarjadi.

“Masih kita kaji. Serba tanggung karena menurut PP 18/2016, tahun 2018 nanti RSUD harus berbentuk unit pelaksana teknis (UPT). Kalau UPT kan di bawah Dinas Kesehatan,” kata Sekretaris Daerah, Jefridin di Kantor Walikota Batam, Selasa (19/9/2017).

Ia menjelaskan apabila RSUD menjadi UPT maka pimpinannya hanya tinggal ditunjuk langsung. Tak seperti Direktur RSUD yang harus melalui proses seleksi terbuka.

“Plt bisa tunjuk. Kalau Direktur, harus seleksi seperti kepala dinas lainnya,” kata dia.

Jika sekarang dilakukan seleksi terbuka untuk mengisi posisi Direktur RSUD definitif, masa kerjanya terlalu singkat. Langkah ini dinilai kurang efisien sehingga tidak dilaksanakan.

“UPT ini sedang dirancang. Jadi sedang dikonsultasikan ke pusat, mana yang lebih efisien. Daripada kita pilih Direktur tapi masa kerjanya tanggung hanya beberapa bulan,” ujarnya.

Adapun yang ditunjuk menjadi Plt adalah Didi Koesmarjadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam. Menurut Jefridin, sejauh ini tidak ada masalah dengan penunjukan Plt tersebut. Karena Didi bisa menjalankannya secara bersamaan.

“Sejauh ini normal, tidak ada permasalahan, karena jabatan Plt sejalan. Ini yang paling efisien sekarang,” kata dia.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY