BERBAGI
Wakil Bupati (Kiri) bersama ketua BPBD Bintan, Patimura

CENTRALBATAM.CO.ID,BINTAN –Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Patimura sempat gugup saat ditanya mengenai keterlambatan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) saat terjadi kebakaran di kecamatan Bintan Timur (Bintim) beberapa waktu lalu.

Sebab, meskipun mobil Damkar yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kebakaran yakni sekitar 1,5 km namun baru tiba dilokasi kejadian hampir 2 jam.

“Kenapa Damkar lambat turun saat terjadinya kebakaran pak,” tanya salah satu awak media pada Patimura saat konfersi pers di Kantor Bupati Bintan di Bintan Bunyu Selasa (23/8/2016)

“Karena Armada Damkar kita cuma satu sehingga terpaksa kita minta bantu dari kota Tanjungpinang. Nah jarak antar Tanjungpinang ke Kijang kan jauh, makanya lama,”jawab Patimura.

Baca Juga:  Tarmizi Sebut Kades Teluk Sebong Tidak Sehat Dalam Menjalankan Roda Pemerintahan Desa

Karena merasa jawaban tidak tepat sehubungan adanya Armada Damkar yang selalu standby di Bintim awak media berusaha mendapatkan jawaban yang tepat. Namun lagi-lagi, Patimura menjawab dengan alasan mobil sudah tua dan masih kurang personel.

“Karena armada Damkar kita sudah tua dan juga kurang personel,”jawabnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Bintan, Dalmasri Syam menanggapi kurangnya personil dan kondisi Damkar yang sudah tua berjanji akan menambah personil kedepannya.

“Sementara untuk Armada Damkar akan kita ajukan supaya disana ada dua. Sehingga kalau ada bencana alam seperti ini kedepan mudah diatasi,”katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kebakaran yang meluluh lantakan 26 ruko di Kecamatan Bintim, Kijang saat terjadi kebakaran sekitar pukul 12,00 WIB malam, baru didatangi oleh Armad Damkar sekitar pukul 00,02 WIB dini hari.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Bupati Bintan, Apri Sujadi Ziarah Ke Makam Ibunda.

Dalam perisitiwa itu diperkirakan kurgian mencapai Rp.35 milliar. Sementara itu, korban kebakaran, Surya hingga saat ini masih terus bertanya-tanya alasan keterlambatan Armada Damkar yang harusnya bisa berada dilokasi sekitar 15 menit paska adanya laporan dari warga.

“Karena kalau saja Mobil Damkar bisa datang tapat waktu maka sebagian besar ruko tersebut bisa diselamakan (tidak ikut terbakar). Karena api pada waktu itu masih belum begitu besar dan mudah dipadamkan jika saja Damkar datang tepat waktu,”ujar Surya.

Penulis : Setianus Zai

 

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan