CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Di tengah pandemic covid-19 ini harusnya masyarakat dapat menahan diri untuk tetap berada di rumah. Hal ini untuk mencegah diri sendiri dari penyebaran virus yang saat ini sudah menalan lebih 200 ribu korban jiwa dari berbagai belahan dunia.
Terlebih, dibulan puasa ini diharapkan juga agar masyarakat dapat menahan diri sehingga ketertiban, keamanan di wilayah Bintan tercipta.
Ternyata kedua hal ini tidak berlaku pada ketiga remaja dan pemuda inisial, RH (17), MI (18) dan MF (20). Ketiganya sering membuat resah masyarakat sekitar lantaran ulah mereka melakukan aksi balap liar di jalan lintas Timur km 16.
Menjawab keresahan warga ini, jajaran Polres Bintan bersama Polsek Gunungkijang langsung terjun ke lapangan. Alhasil, ketiga remaja dan pemuda itu langsung diangkut dan di bawa Mapolres Bintan.

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono melalui Kapolsek Gunungkijang, AKP Monang P Silalahi mengatakan “Begitu mendapat laporan keresahan masyarakat, kami langsung terjun ke lapangan,”
Lebih lanjut ia mengatakan, tim dari Polres dan Polsek itu mengamankan ke tiga pelaku pagi tadi sekitar pukul 5.00 WIB.
“Setelah mengamankan ketiganya, langsung di bawa ke Mapolres Bintan termasuk motor yang digunakan untuk balap-balapan,”sebutnya Monang di temui di Kantornya, Selasa (28/4).
Masih kata Monang, motor yang dipakai ketiga pelaku untuk sementara waktu dibawa ke Mapolres Bintan untuk diperiksa lantara tidak memiliki surat kendaraan. Bahkan ia mengatakan motor itu baru dilepas usai lebaran.
“Kami akan berikan efek jera pada para pelaku, bila perlu dengan melepas motor itu usai lebaran. Dan itupun kalau mereka bisa menujukkan surat kendaraan itu pada kami (polisi),”jelasnya.
Agar masalah itu tidak terulang, Monang mengingatkan agar pemuda dan remaja tidak lagi melakukan balap liar serta peran orangtua untuk mengawasi anaknya. Sebab jika ditemukan sekali lagi, pihaknya akan menindak tegas.
“Apalagi di bulan suci ini dan ditambah dengan wabah covid-19, kami minta jangan ada lagi balap liar. Karena kami akan tindak tegas,”pungkasnya. (Ndn)

