BERBAGI
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan saat menjenguk penyidik KPK Novel Baswedan di Rumah Sakit Mitra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Srlasa (11/4/2017) / Foto istimewa

CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA– Perawatan mata Novel Baswedan dipindahkan dari Jakarta Eye Center (JEC) ke sebuah rumah sakit di Singapura. Pemindahan dilakukan agar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi itu mendapat perawatan yang lebih baik.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pemindahan dilakukan setelah konsultasi dengan dokter yang merawat Novel.

“Kami sudah berkonsultasi dengan para dokter, untuk mendapatkan terapi yang lebih baik, kami merujuk Pak Novel ke Singapura,” kata Agus di JEC saat mendampingi pemindahan Novel.

Dari rumah sakit di kawasan Menteng itu, Novel dibawa menggunakan ambulans menuju bandara. Novel terlihat naik kursi roda saat dipindahkan.

Dari bandara, Novel akan langsung diterbangkan ke Singapura.

Baca Juga:  Jembatan Hilang Diterjang Banjir, Akses Jalan Tirta Madu-Gesek Terputus

Sebelumnya sepupu Novel, Anies Baswedan, mengatakan kemungkinan air keras yang disiram pelaku mengenai kornea mata sebelah kiri.

“Sudah dibersihkan cairan kimianya, tapi tetap harus ada operasi,” kata Anies, Selasa (11/4/2017) saat membesuk.

Dari rumah sakit di kawasan Menteng itu, Novel dibawa menggunakan ambulans menuju bandara. Novel terlihat naik kursi roda saat dipindahkan.

Dari bandara, Novel akan langsung diterbangkan ke Singapura.

Sebelumnya sepupu Novel, Anies Baswedan, mengatakan kemungkinan air keras yang disiram pelaku mengenai kornea mata sebelah kiri.

“Sudah dibersihkan cairan kimianya, tapi tetap harus ada operasi,” kata Anies kemarin saat membesuk.

Spesialis mata dr Gitalisa Andayani mengatakan, bahan kimia (asam, basa atau termal) bisa menyebabkan trauma kimia bila kontak dengan mata. Yang paling dikhawatirkan adalah trauma pada kornea, yang merupakan organ optik.

Baca Juga:  Yaman Zai Lemas dan Tak Kuasa Tahan Tangis, Tahu Istri dan 3 Anaknya Jadi Korban Sriwijaya Jatuh

“Kalau kornea keruh permanen bisa menyebabkan kebutaan, dan oleh karenanya perlu cangkok kornea,” kata Gitalisa.(cnn/ctb)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY