BERBAGI
Kepekatan asap di Riau, kembali membuat Kota penghasil Migas itu kelam dan terancam diterpa berbagai macam penyakit | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Paparan asap di Kecamatan Mandau, dan beberapa Kecamatan lainnya di Provinsi Riau kian memprihatinkan.

Terpantau pagi ini, kepekatan asap yang tercatat di Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Duri pagi tadi. Diketahui mutu udara di Kecamatan Mandau dan sekitarnya masuk dalam kategori ‘berbahaya’.

Ini ditegaskan dengan level partikulat udara dilokasi itu yang menduduki level 477.

Level itu tercatat jelas dalam ISPU yang kemudian menegaskan bahwa kualitas udara memang jelas tidak sehat, hingga membahayakan.

Saat dikonfirmasi, Bupati Bengkalis, Amril Mukminin menegaskan bahwa kondisi ini telah terpantau sejak pagi tadi.

“Terpantau, memang kondisi udara sudah berbahaya bagi kesehatan. Kita dapat kabar bahwa levelnya mencapai 477 poin. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya,” kata Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, Senin (29/8/2016) pagi.

Kepekatan asap di Riau, kembali membuat Kota penghasil Migas itu kelam dan terancam diterpa penyakit | Foto : Ned
Kepekatan asap di Riau, kembali membuat Kota penghasil Migas itu kelam dan terancam diterpa penyakit | Foto : Ned

Dikatakannya juga, kondisi ini sudah memasuki kode hitam, dalam status pencemaran udara.

“Iya, kalau dikategorikan, ini sudah masuk kode merah sampai hitam. Yang artinya sangat berbahaya bagi kesehatan,” ucapnya.

Hingga saat ini, penampakan udara yang dipenuhi asap masih terus terpantau. Senada dengan penampakan asap pekat, jumlah titik api juga masih terpantau yang terus memicu semakin pekatnya asap di Riau, khususnya Kota Duri.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY