BERBAGI
Penampakan awan gelap pekat disekitar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Batam | Foto : Junedy Bresly

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Wilayah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu terakhir terpantau cukup sering diguyur hujan.

Penampakan cuaca yang kian memburuk ini telah berlangsung sejak beberapa minggu terakhir dan berlanjut hingga siang ini, Sabtu (2/9/2017) siang.

Dari prakiraan cuaca di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam terlihat, teritori Kepri dan khususnya Batam memang tengah banyak mendapat guyuran hujan.

“Intensitas (hujan) memang sangat subur, ini berlaku di hampir seluruh wilayah Kepri,” kata seorang Forecaster di kantor BMKG Hang Nadim, Batam.

Dia menjelaskan, suburnya intensitas hujan diakibatkan tingginya massa udara yang terbawa angin dan terjebak di Kepri.

Terjebaknya massa udara di Kepri, akibat adanya pola shearline atau belokan angin yang mengakibatkan penumpukan massa udara alias uap air terjadi.

Penumpukan massa udara inilah yang kemudian memicu pembentukan awan konvektif, hingga akhirnya hujan turun dengan berbagai intensitas dan durasi yang tidak terprediksi.

“Memang inilah keberadaan iklim tiap tahunnya, memasuki September biasanya banyak hujan. Ini pengaruh pergerakan angin juga, jadi kita hanya bisa memberikan imbauan untuk tetap berhati-hati dalam beraktifitas. Hujan sewaktu-waktu bisa turun dan jalanan menjadi licin, belum lagi luapan air yang bisa menggenangi ruas jalan dan pemukiman. Oleh karenanya, ya lebih waspada dan lakukan langkah-langkah aman saja,” tandasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY