CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Saibansah Dardani menanggapi adanya dana hibah untuk persatuan Jurnalis Bintan sebesar Rp 100 juta.
Sabiansah menjelaskan seharusnya pengajuan dana itu dilakukan setelah adanya kelengkapan administrasi organisasi. Sehingga jika ke depan ada permasalahan terkait dana itu bisa dipertanggungjawabkan.
Selain itu, ia juga menyayangkan sikap oknum wartawan berisial R yang mengajukan dana hibah secara pribadi.
“Mana bisa, kalau pribadi (meminta) bukan organisasi lah,” ujar Sabiansah kepada centralbatam.co.id, Sabtu (14/10/2017).
Diberitakan sebelumnya, salah satu oknum wartawan Bintan inisial R mengakui meminta secara pribadi ke Bupati Bintan, Apri Sujadi dana hibah untuk organisasi Pesatuan Jurnalis tanpa melalui proposal.
Menanggapi hal ini, ia mengatakan untuk anggaran yang digunakan pemerintah harus di bahas melalui rapat di Dewan. Kemudian baru diputuskan berapa anggaran yang disetujui untuk kegiatan yang diajukan pemerintah.
“Setahu saya, untuk anggaran-anggaran seperti itu harus dibahas melalui rapat Dewan. Jadi nanti dari rapat itu akan diputuskan berapa dana ini dan itu,” jelasnya.
Untuk menghindari keterlibatan wartawan lain jika ada temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Sabiansah menyarankan agar para wartawan yang merasa tidak terlibat terkait dana hibah itu mengajukan surat protes kepada Pemkab Bintan, DPRD Bintan dengan tembusan ke Dewan Pers. Sehingga ada bukti ketidak terlibatan wartawan lain yang tidak ikut serta mengajukan dana hibah itu.
“Kalau saran saya, ajukan surat protes. Jadi ke depan kalau ada temuan oleh BPK, wartawan lain aman. Karena itu nanti murni urusan oknum wartawan tadi sama Bupati,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekda Pemkab Bintan Ady Prihantara menanggapi Dana Hibah yang diputuskan langsung oleh Bupati Bintan tanpat melalui proposal ini mengatakan kalau ada kekurangan Pemkab Bintan di mata masyarakat dan Media agar diberi saran.
“Kalau memang ada kekurangan. Silahkan diberikan saran. Kami juga dengan senang hati menerima saran dan protes kok,” ujar Ady kemarin (13/10/2017). (Ndn).

