CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Tanggal 31 Juli 2018 lalu, Kantor Kejari Bintan resmi beroperasi. Meskipun status ruko itu hanya disewa, namun kinerja Kejari Bintan untuk menegakkan hukum di wilayah Bintan menuai apresiasi. Pelayanan yang diberikan cukup memuaskan berbagai berbagai pihak.
Untuk meningkatkan pelayanan itu, Kepala Kejari Bintan, Sigit Prabowo berharap segera pindah ke Gedung baru yang saat ini sedang dibangun di Bintan Buyu (persis bersebelahan dengan Polres Bintan).
“Harapan saya tahun 2021 kedepan Kejari Bintan sudah menempati kantor baru yang defenitif. Saat ini sedang dibangun di Bintan Buyu,”ujar Sigit pada pers conferens di Kanotor Kejari Bintan di KM 16, Rabu (22/7).
Lebih lanjut ia menerangkan, pembangunan kantor Kejari Bintan di kompleks Bandar Seri Bentan ini bersumber dari hibah Pemkab Bintan sebesar Rp 15 miliar lebih dan sedang proses pengerjaan.
Kata Sigit, untuk menyelesaikan pembangunan kantor Kejari Bintan yang definitif ditaksir menelan biaya hingga Rp 27 miliar lebih.
“Namun karena keterbatasan anggaran Pemkab, jadi tahap awal dapat sekitar Rp 15 miliar,” tambahnya.
Sigit menyakini, dengan adanya kantor yang lebih memadai, pelayanan hukum akan semakin membaik. Meskipun, Sigit mengakui, pelayanan hukum saat ini sudah cukup baik.
Meskipun ngontrak ruko, namun Kejari Bintan masuk nominasi penilaian wilayah bebas korupsi (WBK) se-Indonesia yang akan dinilai Kemenpan-RB dalam waktu dekat nanti.
Ia juga menyinggung beberapa rangkaian kegiatan dalam sempena HBA ke-60 sudah dilaksanakan sejak jauh-jauh hari, mulai dari nyekar ke TMP Dwikora Tanjunguban, perlombaan, sepeda santai, bhakti sosial dan kegiatan lainnya.
“Tadi pagi juga kita melaksanakan upacara virtual ke Bapak Kejagung RI,” katanya.
Ditanya terkait berbagai acara untuk perayaan hari Bhakti Adhiyaksa atau hari ulang tahun Kejari, ia mengatakan tidak banyak diselenggarakan lantaran saat ini pandemic covid-19 masih ada.
“Tapi kemarin kami juga ada melakukan Ziarah di makam pahlawan di Tanjunguban. Kemudian ada berbagai lomba seperti domina, futsal dan sebagainya. Dan pada saat dilaksanakan sesuai protocol kesehatan. Kemudian, tidak banyak melibatkan orang lantaran saat ini kita di tengah covid-19,”pungkasnya. (Ndn)

