CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Ketua DPC PDI Perjuangan Bintan, Indra Setiawan mengaku heran dengan orang yang mengaku paham demokrasi dan bahkan mengaku tokoh senior di bidang politik namun mempermasalahkan kotak kosong.
Hal ini disampaikan Indra Setiawan saat ditanya terkait informasi yang menyebutkan adanya bagian dari PDIP meminta kepada ketua umum PDIP untuk menyelamatkan demokrasi. Penyelamatan Demokrasi yang dimaksud terkait paslon Bupati/Wakil Bupati Apri Sujadi dan Robby Kurniawan melawan kotak kosong.
“Aturan KPU kan sudah jelas, berpsangan. Satu pasangan, dua pasangan atau tiga pasangan itu semua ada aturannya di KPU. Dan itu adalah sebuah rumusan dari sebuah demokrasi, dan yang membahas rumusan itu orang-orang yang berdemokrasi,”jelas Indra, Rabu (9/9).
“Terus kalau di Bintan hanya ada satu pasang, apa bukan demokrasi? Itu juga bagian dari demokrasi bro. Karena apa, kan semua partai politik mendukung kok. Gitu loh! Jadi, jangan sebut berpengalaman, tokoh politik atau senior politik kalau hal – hal seperti ini tidak paham. Kalau memang ada niat mencalonkan, ya sudah ikuti prosedur partai politik seperti apa,”tambahnya menegaskan.
Terkait arus bawah PDIP yang menginginkan ketua umum PDIP, Megawati Sukarno Putri menyelamatkan demokrasi, Indra Setiawan dengan santai menjawab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bintan hingga saat ini masih solid mendukung pasangan yang telah direkomendasikan partai.
“Saya sudah bilang berkali – kali, PDIP itu tidak asal pilih calon. Kami terlebih dahulu melakukan berbagai tahapan penyeleksian calon sebelum memutuskan. Jadi begitu keputusan sudah sudah di keluar, mustahil dapat berubah,”tegasnya lagi.
Ditanya jika ada rayuan dari para Kader PDIP, Indra Setiawan dalam hal ini mengaku prihatin. Pasalnya, ia sempat mendapati salah satu kader PDIP dimanfaatkan karena dalam kondisi sakit.
Karena itu, pria dengan ciri khas bicara tegas itu ketawa sambil mengatakan “Kalau yang merayu para kader itu sih ada. Tapi pedirian kami mantap pada satu pasangan yang telah direkomendasikan oleh Partai PDIP Perjuangan Pusat untuk membawa Bintan lebih baik ke depannya. Buktinya, begitu ada isu yang menyatakan ada kader PAC kami meminta ketua umum menyelamatkan Demokrasi, secara spotan seluruh pengurus PDIP dari tingkat bawah langsung telpon saya,”timpalnya.
“Dan yang terakhir yang mesti kita pahami, pada musim seperti ini ada saja yang ingin mencari panggung dan mengadu domba. Silahkan saja di coba karena pendirian kami tidak mudah untuk di goyang,”tutupnya. (Ndn)

