CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Indonesia Street City ingin membangun pusat pendidikan terpadu di kawasan batu licin Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim).
Rencana pembangunan tersebut ISC berkerjasama dengan Universitas Peking Beijing.
“Tapi untuk mewujudkannya, kami membutuhkan dukungan dari dari semua pihak. Termasuk dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan sendiri,” ujar Chief Excutive Officer (CEO) ISC, Sunny Sukardi, Jumat (22/11/2019).
Menurut dia, rencana ini perlu mendapatkan dukungan semua pihak. Bila tidak maka rencana membangun pusat pendidikan terpadu di Kabupaten Bintan itu akan sia-sia.
Ia menyebutkan, untuk tahap awal akan ada investasi sebesar USD 2 Juta untuk membangun universitas termasuk pusat pendidikan hingga ke jenjang SMP.
“Jadi bukan hanya kawasan universitas saja, bahkan ada SMP juga nantinya,” paparnya.
Dengan investasi besar, Sunny Sukardi yakin dalam waktu 3 tahun Universitas Peking Beijing itu akan terbangun dan sudah bisa menerima mahasiswa. “Targetnya 3 tahun bisa siap untuk menerima siswa,” katanya.
Sekali lagi, Sunny Sukardi berharap pemerintah mendukung idenya untuk mengembangkan kawasan ISC menjadi kawasan terpadu. Sebab, keinginannya hanya satu yakni membantu masyarakat Bintan supaya maju kedepannya. (Ndn)

