BERBAGI
Banjir di Kecamatan Sekupang, tak jauh dari Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), membuat lalulintas terhamat | Foto Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi, Kamis (1/9/2016) terus berlangsung hingga sekitar pukul 12.30 WIB.

Hujan yang mengguyur hampir 2 jam 30 menit penuh itu terus mengguyur, hingga beberapa Kecamatan dan Kelurahan di Kota Batam tampak direndam banjir.

Pantauan tim Central Batam, banjir pertama kali terlihat di Jalan Gajah Mada, didepan Stasiun Pengisisan Bahan bakar Umum (SPBU) Tiban (Vitka), Sekupang, Batam.

Sejumlah kendaraan menerobos genangan air di Jalan Gajah Mada depan perumahan Mekar Sari Tiban, Rabu (22/6/2016) | Foto Junedy Bresly
Sejumlah kendaraan menerobos genangan air di Jalan Gajah Mada depan perumahan Mekar Sari Tiban, Kamis (1/9/2016) | Foto Junedy Bresly

Dengan ketinggian air merendam badan jalan mencapai 30 Centimeter, kondisi ini terus berlangsung ditengah guyuran hujan lebat.

Tak hanya dijalan, diperumahan Tiban Permai, yang terletak persis dibelakang Komplek ruko Tiban Centre, Sekupang, juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai pinggul orang dewasa.

Hujan deras yang turun sejak Rabu (13/7/2016) membuat kawasan Tiban Permai atau tepatnya di belakang pasar Tiban Centre terendam banjir | Foto : Junedy Bresly
Hujan deras yang turun sejak pagi, Kamis (1/9/2016) membuat kawasan Tiban Permai atau tepatnya di belakang pasar Tiban Centre terendam banjir | Foto : Junedy Bresly

Selain di Kecamatan Sekupang, wilayah Jodoh dan Kecamatan Batu Ampar, tepatnya di Kelurahan Tanjung Sengkuang juga tampak dianjiri air hujan yang terus mengguyur dihampir seluruh wilayah Batam.

Banjir di Kelurahan Tanjung Sengkuang, membuat warga gerah dan terancam terjangkit penyakit | Foto Ned
Banjir di Kelurahan Tanjung Sengkuang, membuat warga gerah dan terancam terjangkit penyakit | Foto Ned

Tampak beberapa warga tengah melintas, ditengah genangan air hujan yang terus meninggi lantaran tak mampunya drainase, atau aliran air dalam menyalurkan air hujan tersebut.

Dengan naiknya ketinggian air yang tampak menguning dan dipenuhi sampah ini, beberapa warga mengeluh lantaran merasa tidak nyaman dengan kejadian yang acap kali terjadi disaat hujan lebat mengguyur ini.

Banjir di Kelurahan Tanjung Sengkuang, membuat warga gerah dan terancam terjangkit penyakit | Foto Ned
Banjir di Kelurahan Tanjung Sengkuang, membuat warga gerah dan terancam terjangkit penyakit | Foto Ned

“Iya, airnya bau. Banyak sampah, kalau sudah hujan pasti begini. Selalu banjir, tak ada perubahan,” kata Atikah, salah seorang warga Kelurahan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY