BERBAGI
Para imigran asal berbagai belahan negara, yang mengungsi di Taman Aspirasi Batam Centre, Kecamatan Batam Kota, Batam | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sekitar 103 imigran dari berbagai negara, yang selama ini mengungsi di Taman Aspirasi Batam Centre resmi dipindahkan, Kamis (17/11/2016) pagi.

Sebagian akan dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang, kemudian sebagaian lagi akan dipindahkan ke Hotel Kolekta, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Pemindahan mereka sendiri dilakukan langsung oleh tim gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, dan jajaran personel Imigrasi Batam.

Para pengungsi diminta untuk mengemasi pakaian mereka untuk bersiap pindah ke tempat baru.

Para imigran asal berbagai belahan negara, yang mengungsi di Taman Aspirasi Batam Centre, Kecamatan Batam Kota, Batam | Foto : Ned
Para imigran asal berbagai belahan negara, yang mengungsi di Taman Aspirasi Batam Centre, Kecamatan Batam Kota, Batam | Foto : Ned

Saat dikonfirmasi, Engel Bertus Kadiv Imigrasi Kantor Hukum Wilayah Kepri menyampaikan, pemindahan ini dilakukan setelh berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Pemindahan ini juga ditujukan, untuk mengembalikan fungsi taman itu, serta mencegah jatuhnya korban jiwa mengingat tempat tinggal darurat itu sangatlah kumuh dan rentan diserang berbagai penyakit,”kata Engel Bertus, saat dikonfirmasi.

Dengan pembersihan itu, ia juga berharap jangan sampai ada lagi penambahan jumlah imigran yang datang ke Batam.

“Kepada pihak kemanan kita minta penjagaanya, jangan sampai nanti mereka muncul lagi dan tinggal disini. Tak sedap dipandang,” sebutnya.

Lebih lanjut, Enjel mengungkapkan, selama ini masyarakat Kota Batam banyak yang membantu mereka, seperti memberikan pakaian dan makanan.

“Walaupun masyarakat banyak membantu, bukan berarti mereka bisa dibiarkan begitu saja,” sambungnya.

Para imigran asal berbagai belahan negara, yang mengungsi di Taman Aspirasi Batam Centre, Kecamatan Batam Kota, Batam | Foto : Ned
Para imigran asal berbagai belahan negara, yang mengungsi di Taman Aspirasi Batam Centre, Kecamatan Batam Kota, Batam | Foto : Ned

Mereka yang dipindahkan ke Rudenim Tanjungpinang diketahui adalah imigran yang belum memegang kartu dari UNHC.

“Jadi perlu juga kelengkapan data itu, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY