CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Aksi masyarakat Batam yang bergabung dalam kelompok solidaritas pendukung Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, Gubernur DKI Jakarta yang dihukum 2 tahun penjara, sempat memanas.
Pasalnya, aksi bakar lilin bertajuk ‘Doa Untuk NKRI’ yang digelar di lapangan terbuka, tepat di depan monumen Welcome To Batam disebut-sebut dibubarkan oleh jajaran kepolisian resor kota (Polresta) Barelang, Batam.
Kapolresta Barelang, AKBP Hengki turun langsung dalam aksi tersebut. Menggunakan kaos hitam bermotif garis putih kotak-kotak, Hengki tampak berang. “Kalau mau doa bersama untuk keutuhan NKRI, itu sangat bagus. Tapi ingat, semua harus sesuai prosedur,” tegas Kapolresta Barelang, AKBP Hengki, Kamis (11/5/2017) malam.
Tak hanya Hengki, jajaran kepolisian sektor kota (Polsekta) Batam Kota turut hadir. Sejumlah warga pendukung aksi yang berkumpul di lokasi itu tampak tercengang. Masih tampak memegangi lilin, para peserta aksi doa bersama itu langsung menanyakan penyetopan aksi tersebut.
“Kenapa kami disetop? Kan cuma doa bersama saja,” cetus salah seorang warga.
Hingga saat ini, lokasi itu masih dipenuhi warga yangv telah berkumpul sejak pukul 19.00 WIB. Sementara, Kapolresta Barelang tetap meminta aksi tersebut lebih baik dihentikan.

![[Hot News] Polresta Barelang Bubarkan Massa yang Bakar Lilin Untuk Ahok, Kenapa?](https://i0.wp.com/centralbatam.co.id/wp-content/uploads/2017/05/ahokk.png?fit=672%2C402&ssl=1)