BERBAGI
Tim SAR Gabungan saat evakuasi jasad Heru yang ditemukan mengapung, Senin (14/6/2021)

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Heru (22) dengan posisi mengapung 300 meter dari tempatnya menghilang tersert arus laut, Senin (14/6/2021).

Warga Tanjung Permai, Tanjunguban, Kabupaten Bintan tersebut sebelumnya hilang terseret arus laut saat mancing ikan di Pantai Sakerah, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Minggu (13/6/2021).

“Tim SAR gabungan menemukan korban dengan jarak kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian. Korban kondisinya meninggal dunia,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Tanjungpinang, Miswadi, Senin.

Selanjutnya korban di evakuasi menuju RSUD Provinsi Kepri, di Busung, Tanjunguban, Kabupaten Bintan.

“Terimakasih untuk semua pihak yang telah bekerja sama membantu proses pencarian. Oprasi ini telah kami tutup,” katanya.

Baca Juga:  Terkait Perpanjangan PPKM, Bintan Tetapkan Jam Operasinal Warung

Ia mengimbau kepada masyarakat atau nelayan agar tidak nekat memancing saat kondisi arus dan cuaca buruk.

“Jangan memaksakan tetap beraktivitas di laut saat kondisi cuaca dan arus laut buruk. Jaga keselamatan kita,” imbaunya.

Terpisah Lurah Tanjunguban Utara, Asniati membenarkan bahwa korban sudah berhasil ditemukan tim SAR gabungan.

“Iya benar, sudah ditemukan tim SAR gabungan di lapangan sekitar pukul 11.00 WIB,” katanya.

Asniati mengatakan, bahwa korban ditemukan terapung di perairan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Dievakuasi lewat pelabuhan Atek sungai kecil,” terangnya.(ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan