CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Salah satu nelayan tradisional Kawal, sempat kaget ditangi oleh rombongan polisi dari Polsek Gunungkijang. Namun, kagetnya akhir terjawab usai Kapolsek Gunungkijang, AKP Monang P Silalahi yang memimpin rombongan itu ternyata datang memberikan bantuan kepada para nelayan di sekitar lokasi itu.
Kepada sang nelayan itu Kapolsek berpesan agar jangan memaksakan diri melaut mengingat sejak memasuki musim angina selatan ini banyak nelayan yang jadi korban keganasan badai. Alhasil, sang nelayan yang mengaku dirinya bernama Awang itu mengurungkan niatnya untuk pergi melaut.
“Tadinya mau melaut untuk memenuhi kebutahan di rumah. Namun karena adanya bantuan dari pak Kapolsek saya bisa tenang di rumah sambil menunggu cuaca agak redup,”kata Awang sambil melihat cuaca yang redup, Selasa (11/8).
Sementara itu, Kapolsek Gunungkijang, AKP Monang P Silalahi mengatakan tujuan pembagian sembako itu untuk membantu masyarakat menghadapi covid-19. Bantuan sembako katanya, dikhususkan untuk keluarga nelayan yang benar-benar membutuhkan.
“Kebetulan kita masih di tengah pandemic covid-19, dan banyak masyarakat kita khususnya nelayan kesusahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, sebagai bentuk kepedulian Polri pada masyarakat, kami datang memberikan sedikit bantuan,”ujar Monang.
Lebih lanjut Polisi yang dikenal sering membantu warga setempat itu menjelaskan, bantuan itu dikhususkan untuk para nelayan sehubungan dengan datangnya musim angina selatan. Di mana, ombak dilaut yang kuat banyak memakan korban.
“Kebetulan saat ini ombak di laut kuat. Jadi kami juga memberikan himbauan agar mereka (Nelayan) tidak memaksakan diri melaut jika cuaca tidak memungkinkan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kecelakaan laut seperti di daerah-daerah lain yang sampai memakan korban jiwa,”ungkapnya.
Usai mendatangi nelayan yang hendak melaut, jajaran Polsek Gunungkijang langsung mendatangi kelompok nelayan yang butuh bantuan. Kepada setiap nelayan Monang selalu berpesan agar selalu melihat kondisi cuaca. (Ndn)

