BERBAGI
Hari pertama belajar tatap muka di sekolah hinterland

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Hari pertama belajar tatap muka di sekolah yang berada di daerah hinterland Kota Batam berjalan lancar, Senin (4/1/2021).

Hal ini diakui oleh Kepala UPT Dinas Pendidikan Cabang Belakangpadang, Mahmud usai melakukan peninjauan di beberapa sekolah.

Peninjauan ini dilakukan di SDN 01 Tanjung Sari Kecamatan Belakang Padang, SDN 02 Tanjung Sari, SMPN 1 Batam, dan beberapa Sekolah di Kelurahan Pulau Terong.

Tak sendirian, peninjauan ini dilakukan bersama timnya.

“Saya bersama tim sudah turun dan meninjau pelaksanaan belajar siswa di kelas. Siswa menggunakan seragam merah putih di hari pertama kembali ke sekolah,” ujar Mahmud, Senin (4/1/2020).

Diakuinya siswa datang mengenakan masker, dan menjalani pengecekan suhu, mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan kelas.

Baca Juga:  Permudah Pelayanan Paspor, Bupati Blora Jalin Kerjasama dengan Imigrasi Pati

Hasil peninjauan siswa sangat antusias untuk kembali belajar tatap muka, setelah hampir 10 bulan belajar daring.

Dalam satu kelas, jumlah siswa TK dibatasi hanya 5 orang, sedangkan untuk SD maksimal 18 orang. Namun untuk kecamatan Belakangpadang jumlah siswa tidak banyak, sehingga total siswa rata-rata bisa di bawah batas maksimal.

“Siswa wajib kenakan masker. Belajar berjarak 1.5 meter, sesuai dengan batas aman,” ujarnya.

Selain itu, sekolah juga didukung sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, dan alat pengecek suhu.

“Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik. Tadi kepala puskesmas juga sudah turun memastikan kondisi aman. Tujuannya tak lain agar siswa nyaman belajar, dan tidak ada klaster tentunya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kafilah Gunung Kijang Juarai MTQ Kabupaten Bintan ke X Tahun 2021

Sementara itu, Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto mengatakan pelaksanaan di hari pertama berjalan baik, dan sesuai dengan arahan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam.

Pemantauan protokol kesehatan SD, TK di Teluk Bakau, Kelurahan Pulau Terung semua siswa mematuhi protokol kesehatan.

“Harapannya tentu kondisi aman sampai uji coba selesai. Kalau kondusif maka bisa dilanjutkan. Meskipun tahap awal ini masih dibatasi jam belajarnya,” kata Yudi.(dkh)

Baca berita menarik CENTRALBATAM.co.id lainnya di Google News 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan