CENTRALBATAM.CO.ID, KARIMUN – Harga telur ayam terus mengalami kenaikan sejak Natal 2021 hingga saat ini, Kamis (6/1/2022).
Untuk harga per papan kini dibanderol Rp 60 ribu per 30 butir telur. Sementara harga normal hanya Rp 40 ribu.
Sementara Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun akan segera mencarikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli mengatakan, kenaikan harga telur itu, disebabkan oleh tingginya harga pakan dan bibit ayam pe telur di pasaran.
Sehingga, melalui pihaknya juga telah memanggil sejumlah distributor untuk membahas kenaikan telur tersebut.
“Masih tinggi, penyebabnya harga pakan ayam saat ini terjadi kenaikan dan juga bibit ayam petelur juga naik,” ucap Yosli.
Dalam pertemuannya bersama distributor telur di Kabupaten Karimun, pihaknya belum dapat menekan kenaikan tersebut karena harga di produsen masih tinggi.
“Distributor mengambil dari produsen saja harga sudah tinggi. Kami berharap dalam waktu dekat bisa turun,” tambahnya.
Lebih lanjut, untuk mengatasi hal tersebut pihaknya dalam waktu dekat berencana akan membuat bazar murah khusus telur.
Dimana bazar telur yang akan dilakukan nantinya, harga tidak berbandingkan murah di pasaran, tetapi harga dibawah harga pasaran.
“Solusinya kita adakan pasar murah untuk telur. Ya mungkin perbandingan harganya tidak jauh, selisih harga Rp 100 atau Rp 200 per butirnya,” terangnya.(ayf)

