CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Harga Ikan tongkol di pasar Kawal, kecamatan Gunungkijang melambung hingga Rp 28 ribu per satu Kilo gram (Kg).
Kenaikan harga ikan yang sebelumnya hanya berada dikisaran belasan ribu ini disebut-sebut karena seringnya nelayan asing memasuki perairan Indonesia dan mencuri ikan.
“Bisa jadi karena nelayan asing sering masuk ke perairan Indonesia. Kan banyak beritanya penangkapan nelayan tuh,” ujar Cequ saat Ngopi di Cafe Ngopngob, Minggu (15/10).
Sementara itu, salah satu nelayan yang mencari ikan tongkol mengakui saat ini ikan tongkol susah dicari. Padahal mereka mencari jenis ikan yang banyak digemari masyarakat itu hingga perairan kalimatan.
“Sekarang susah mas cari ikan tongkol. Memang wajar saja kalau harganya naik,” ujar salah satu nelayan yang bekerja di Toke ikan di Kawal.
Akibat kenaikan harga ikan ini, salah satu ibu rumah tangga, Marsi mengaku tidak begitu peduli. Sebab, menurutnya masih banyak bisa dijadikan lauk untuk keluarga.
“Kalau mengeluh karena harga ikan naik, tidak juga lah. Kami jarang juga beli ikan itu. Lagian masih ada ikan asin kog,” ungkapnya Marsi usai belanja ikan di pasar Kawal. (Ndn).

