BERBAGI
Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi jenazah istri Kapolres Barelang, Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyo, Mona Oktarina saat akan dimasukkan ketempat peristirahatan terakhir.(tangkapan layar sirpoku tv)

CENTRALBATAM.CO.ID – Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi jenazah istri Kapolres Barelang, Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyo, Mona Oktarina saat akan dimasukkan ke tempat peristirahatan terakhir.

Jenazah Mona Oktarina, dimakamkan di TPU Talang Kunyit, Plaju, Kota Palembang, Kamis (13/2/2020) sore.

Jenazah dibawa dari kediaman Jalan Syuhada No.2046 RT 37 RW 11 Kel Lorok Pakjo Kec IB 1 sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan ambulans RS Bhayangkara Palembang.

Cuaca mendung dan sedikit gerimis menyambut keberangkatan mendiang Mona dari rumah duka menuju ketempat peristirahatan terakhir.

Sebelum menuju ke TPU Talang kunyit, jenazah disholatkan di Masjid Baiturrahmah, Plaju Kota Palembang.

Mona Oktarina meninggal pada usia 44 tahun dengan meninggalkan empat orang anak.

Diketahui bahwa Mona Oktarina diduga mengalami sakit kanker payudara.

Sebelumnya, di rumah duka, Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyo yang pernah menjadi Wakapolresta Palembang ini duduk di dekat jasad sang istri, Mona Oktarina.

Ia tampak ditemani anak-anaknya yang tidak beranjak dari sisi jasad ibunya. Prasetyo memang terlihat tabah. Namun, sisa-sisa isak tangis dari matanya masih terlihat.

Sementara anaknya, beberapa kali menyeka air mata yang tak tertahankan lagi menetes membasahi pipi.

Suasana kian terasa haru tat kala seorang bocah berusia sekitar lima tahunan mencium kening perempuan yang meninggal di Jakarta tersebut.

Rupanya, bocah perempuan berparas manis tersebut adalah anak bungsu dari Prasetyo dan Mona.

Matanya tak lepas memandangi jasad sang ibunda tercintanya.

Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi jenazah istri Kapolres Barelang, Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyo, Mona Oktarina saat akan dimasukkan ketempat peristirahatan terakhir (tangkapan layar Sirpuku tv}.

Tak hanya dari pihak keluarga, kepergian Mona ke alam sana juga membuat Bhayangkari Polrestabes Palembang bersama pelayat yang lain tak kuasa menahan tangis.

Duduk sembari melantunkan Yasin, beberapa kali pelayat menyeka air matanya dengan tisu atau dengan tangan.

Hal itu diungkapkan salah satu anggota Bhayangkari Polrestabes Palembang yang ikut melayat ke rumah duka Kamis (13/2/2020).

“Nggak ada yang nyangka beliau meninggal cepat,” kata perempuan yang tidak menyebutkan namanya ini.

Menurutnya, Mona dikenal dengan sosok ibu yang aktif dalam kegiatan Bhayangkari.

Selain aktif, keramahan dan kebaikannya membuat ia dikenal sangat dekat dengan seluruh Bhayangkari Polrestabes.

“Kenal semua dengan almarhumah. Dia itu aktif baik ramah jadi siap yang ga kenal,” ucapnya.

Ia pun bercerita memang diketahuinya Almarhumah diduga derita kanker payudara.

Namun, penyakit mematikan itu baru ketahuan pada awal bulan Januari lalu.

“Tapi nanti coba tanya lagi ke keluarganya,” ucapnya.(*)

 

Sumber : Sirpokutv | Sirpoku.com

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY