BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, BALI-Gempa bumi kembali mengguncang dan hampir dirasakan getarannya oleh warga Bali, Lombok, dan Sumbawa.

Diketahui, gempa ini berkekuatan 5,7 SR. Hasil analisis BMKG, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,23 LS dan 117,85 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 63 km arah barat laut Kota Dompu, NTB, dengan kedalaman 22 kilometer.

Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa terjadi pada Senin (1/8/2016) pukul 06.40 WIB. 

“Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG, menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan dengan skala intensitas II SIG BMKG (IV MMI) di sebagian besar wilayah Bali, Lombok, dan Sumbawa. Di wilayah ini gempa bumi dirasakan oleh orang banyak hingga menyebabkan jendela kaca bergetar. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan sebagai akibat dampak gempa bumi,” jelas Daryono.

Menurut dia, jika melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya maka gempa bumi ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif, dan bukan akibat aktivitas subduksi lempeng. 

“Sesar aktif yang dimaksud adalah sesar naik Flores yang populer disebut sebagai Flores Back Arc Thrust, jalur sesar ini membujur di dasar laut Bali-Flores, berarah barat-timur paralel dengan busur kepulauan. Sesar ini dikenal sangat aktif karena merupakan hujaman balik dari bekerjanya sistem subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia,” urai Daryono.

“Patut disyukuri bahwa meskipun gempabumi ini memiliki mekanisme sumber mendatar-naik (oblique thrust) tetapi tidak berpotensi tsunami, karena pusat gempabuminya terletak di daratan, tepatnya di sebelah barat Gunung Tambora,” tambah dia.

Diketahui juga, gempa bumi ini merupakankali keduanya terjadi dalam waktu tak kurang dari satu bulan. Sebelumnya, Bali dan hampir seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim) juga telah diguncang gempa.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY