BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, WAMENA – Pesawat Hercules C130 A1334 milik Lanud Abdulrachman Saleh yang jatuh di Gunung Tugima, Wamena, Papua tadi pagi merupakan pesawat yang didatangkan dari Australia pertengahan Febuari 2016 lalu.

Diketahui, jatuhnya pesawat pengangkut 13 awak dan 12 ton logistik itu dilatarbelakangi‎ faktor cuaca yang tidak kondusif.

Danlanud Abd Saleh, Marsekal Pertama, Djoko Senoputro turut menuturkan hal tersebut.

“Kondisi runway sangat tidak baik. Itu informasi yang kami terima. Tetapi lebih jelasnya menunggu hasil penyelidikan,” tegas Djoko.‎

Djoko mengatakan pesawat tersebut tengah menjalankan misi kaderisasi selama lima hari. Pesawat berangkat dari Malang tanggal 17 hingga 21 Desember 2016 dengan rute Malang-Timika. 

“Pesawat jalankan misi pemantapan kaderisasi kaptensi. Selama 5 hari, pulang kembali tanggal 21 Desember nanti,” kata Djoko lagi.‎

Dia menduga, faktor cuaca menjadi penyebab awal dari kecelakaan pesawat dibeli dari Australia itu.

“Kemungkinan awal prediksi karena cuaca,” terangnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY